Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Ekonomi Iran Terpuruk Gegara Perang, Pemulihan Butuh Lebih dari 10 Tahun
Internasional

Ekonomi Iran Terpuruk Gegara Perang, Pemulihan Butuh Lebih dari 10 Tahun

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 26, 2026 5:35 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Bendera Iran. (Sumber: Unsplash/ sina drakhshani )
Bendera Iran. (Sumber: Unsplash/sina drakhshani )
SHARE

Perang di Timur Tengah kian menyeret perekonomian Iran yang rapuh menjadi terpuruk. Inflasi tinggi dan anjloknya mata uang negara itu menjadi momok, karena sebelum konflik Iran sudah berada di bawah tekanan akibat sanksi. 

Daftar isi Konten
  • Ekonomi Iran Menyusut 6,1 Persen
  • Ekonomi Iran Kebal Sanksi
  • Butuh Satu Dekade Pulihkan Ekonomi Iran

Berdasarkan laporan dari CNBC, dikutip Minggu, 26 April 2026, inflasi di Iran mencapai 50 persen pada tahun 2025. Sedangkan nilai mata uang rial anjlok 60 persen dalam beberapa bulan setelah perang 12 hari melawan AS pada Juli lalu. 

Inflasi pangan melonjak hingga 64 persen pada Oktober tahun lalu, dan terus naik menjadi 105 persen pada Februari. Harga roti dan sereal naik 140 persen, serta minyak dan lemak naik 219 persen sejak awal tahun hingga Maret 2026.

Sementara itu, bank-bank Iran mulai mendistribusikan uang kertas pecahan 10 juta rial pada bulan lalu, dan menjadikan pecahan dengan nilai  terbesar dalam sejarah. Hal itu dilakukan untuk menekan inflasi dan memenuhi permintaan uang tunai.

Ekonomi Iran Menyusut 6,1 Persen

Berdasarkan laporan, International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan, ekonomi Iran akan menyusut sebesar 6,1 persen pada 2026. Kemudian inflasi sebesar 68,9 persen, dan mata uang anjlok menjadi 1,32 juta rial per dolar AS.

Iran sendiri belum merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) sejak 2024. Kemudian pemadaman internet yang meluas telah membuat statistik domestik tidak dapat diakses di luar negeri.

Adapun penutupan Selat Hormuz dan blokade AS telah memutus sebagian besar perdagangan internasional Iran, termasuk ekspor minyak. Karena lebih dari 90 persen perdagangan tahunannya melewati selat tersebut. 

Ketegangan yang kembali memuncak di tengah blokade AS. berpotensi memangkas 70 persen pendapatan ekspor Iran. Perang tersebut juga telah memicu anjloknya permintaan domestik dan impor.

Di samping itu, Amerika Serikat juga mengancam akan menjatuhkan sanksi baru terhadap bank-bank China yang memfasilitasi transaksi terkait Iran.

Tekanan gabungan dari blokade dan ancaman sanksi terhadap bank-bank China ini akan membebani ekonomi Iran. Peneliti Senior di Brookings Institution obin Brooks mengatakan, ekonomi Iran terancam menerima pukulan lebih berat.

Hal ini menutup salah satu jalur utama kehidupan ekonomi Teheran, dan mempercepat titik di mana neraca pembayaran Iran menemui jalan buntu. Efektivitas blokade ini dan ketakutan yang ditimbulkannya di Iran akan membawa Teheran kembali ke meja perundingan dengan itikad baik,”

kata Brooks.

Ekonomi Iran Kebal Sanksi

Sementara, itu  Anggota Dewan Quincy Institute for Responsible Statecraft Amir Handjani mengatakan, meskipun Iran mengalami inflasi mendalam dan kontraksi pertumbuhan, negara itu kemungkinan tidak akan menghadapi kehancuran ekonomi total.

Dia menuturkan, Iran sudah terbiasa menghadapi sanksi internasional yang berat selama hampir lima dekade, dan negara itu telah memiliki sistem transaksi energi yang dapat menghindari sanksi AS. 

Selama perjanjian damai tercapai dengan Amerika Serikat yang mencabut sanksi dan membebaskan ekonomi Iran dari ‘kotak penalti’ yang telah dialaminya selama empat dekade, Iran dapat pulih lebih cepat daripada yang diperkirakan banyak orang,”

kata Handjani.

Butuh Satu Dekade Pulihkan Ekonomi Iran

Menurut media lokal Iran, para pejabat ekonomi senior Iran sudah memperingatkan Presiden Masoud Pezeshkian bahwa pemulihan ekonomi yang hancur akibat perang mungkin membutuhkan waktu lebih dari satu dekade.

Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati juga dilaporkan telah mendesak Pezeshkian, untuk mengambil langkah-langkah mendesak. Hal ini untuk menstabilkan ekonomi, termasuk memulihkan sepenuhnya akses internet, dan mengupayakan kesepakatan damai dengan AS. 

Akan tetapi analis mempertanyakan, kecepatan Teheran memperbaiki kerusakan pada infrastruktur energi dan industri yang menjadi tulang punggung pendapatan ekspor dan penyerapan tenaga kerja.

Tag:As-IranEkonomiinflasiiranNilai TukarPemulihanperang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Polemik ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Layangkan Somasi dan Ultimatum 3×24 Jam ke Pengurus KWP
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus
1
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
By Anisa Aulia
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
2
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
3
Viral Pasien BPJS Soroti Komentar Nakes yang Tak Berempati
By Syifa Fauziah
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
4
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi situasi di Gaza
Internasional

RI Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza, Hambat Peace Plan dan Perparah Derita Rakyat Palestina

Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Jalur Gaza, Palestina yang…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian
Internasional

Diterpa Isu Lengser, Presiden Iran Tegaskan Tetap Pimpin Perjuangan

Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah laporan yang menyebut dirinya telah mengajukan pengunduran…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat akan menaiki pesawat kepresidenan
Internasional

Tarif Baru Trump Digugat Rakyatnya, 25 Negara Bagian Tuding Gedung Putih Langgar Hukum

Koalisi yang terdiri atas 25 negara bagian dan satu persemakmuran di Amerika…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Ilustrasi penjara buaya Nil milik Israel.
Internasional

Rencana Ben-Gvir: Sulap Parit Penjara Tahanan Palestina Jadi ‘Kandang’ Buaya Nil

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengumumkan bahwa Israel akan menggunakan buaya…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up