Presiden Amerika Serikat Donald Trump blak-blakan mengakui bahwa cadangan minyak Washington yang tersedia saat ini hanya mampu bertahan sekitar empat pekan jika Selat Hormuz masih ditutup.
Tidak hanya itu, Trump juga mengingatkan bahwa dunia berisiko menghadapi krisis pasokan minyak apabila gangguan terhadap jalur pelayaran energi utama tersebut terus berlanjut.
Pernyataan itu disampaikan Trump saat menghadiri KTT G7 di Prancis, di tengah upaya Washington dan Teheran menyelesaikan kesepakatan untuk mengakhiri konflik dan memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Dia menilai kesepakatan tersebut penting untuk mencegah gejolak yang lebih besar di pasar energi global.






