Dua warga negara Indonesia (WNI) awak kapal tanker MT Belma selamat dan telah dipulangkan ke Tanah Air, usai kapal yang mereka tumpangi dihantam serangan misil di Selat Hormuz, Timur Tengah.
“Pemerintah terus berkomitmen memberikan perlindungan kepada pelaut Indonesia, termasuk dalam kondisi darurat akibat konflik atau gangguan keamanan di wilayah pelayaran internasional,”
kata Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan Samsuddin, Selasa, 28 Juli 2026.
Kedua awak kapal tersebut tiba di Indonesia melalui Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Selain Samsuddin, Direktur PT Utama Bahari Indonesia Nur Suwanto, selaku perusahaan pemegang Surat Izin Usaha Keagenan Awak Kapal (SIUKAK), juga turut menjemput mereka.
Samsuddin juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses penanganan pemulangan dua ABK itu, seperti perusahaan keagenan awak kapal, pemilik kapal, otoritas setempat, hingga Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri.






