Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pihaknya akan menyerang Iran dengan keras sebagai balasan atas serangan Teheran terhadap pasukan Amerika di Yordania.
Dalam percakapan telepon dengan Fox News, Trump mengatakan serangan AS semalam terhadap milisi yang didukung Iran di Irak dikoordinasikan dengan pemerintah Irak.
“Kami akan menyerang mereka (Iran) dengan keras. Mereka akan mendapat pukulan telak,”
kata Trump usai pasukannya diserang Iran di Yordania, dikutip dari Middle East Monitor, Kamis, 30 Juli 2026.
Bebaskan Iran Bicara
Mengenai negosiasi dengan Iran untuk kesepakatan perdamaian, Trump mengatakan pihaknya akan membiarkan Iran terus berbicara.
Awal pekan ini, Trump mengatakan AS sedang melakukan pembicaraan yang baik dengan Iran dan bahwa ada peluang bagus untuk mencapai kesepakatan, tetapi ia juga memperingatkan operasi militer dapat dilanjutkan jika negosiasi gagal.
Pernyataan Trump tersebut semakin mempertegas meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Di tengah negosiasi yang masih berlangsung, ancaman aksi militer kembali memunculkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.






















