Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini mengatakan telah membatalkan rencana serangan militer berskala besar terhadap Iran. Dia mengklaim bahwa garis besar kesepakatan telah disepakati.
Dilansir dari Aljazeera pada Minggu, 2 Agustus 2026, Trump mengumumkan keputusan tersebut melalui platform Truth Social miliknya pada Sabtu malam, atau sehari setelah media AS melaporkan bahwa Washington dan Israel sedang bersiap untuk menyerang infrastruktur energi Iran.
Trump mengatakan, keputusan ini diambil sebagai tanggapan atas permintaan dari Iran dan negara-negara Timur Tengah agar menunda serangan karena garis besar kesepakatan telah disepakati. Ia menyetujui permintaan tersebut dengan syarat kesepakatan itu segera dirampungkan.







