Hari ketiga dan terakhir dari putaran ketujuh negosiasi Lebanon-Israel yang dimediasi AS mulai dilakukan di Roma, hari ini, 6 Agustus 2026. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat Lebanon.
Sumber tersebut menambahkan bahwa diskusi difokuskan pada mekanisme untuk menerapkan perjanjian gencatan senjata, menyelesaikan penarikan Israel dari wilayah Lebanon, dan memperkuat penempatan tentara Lebanon di daerah perbatasan.
Melansir dari Anadolu Ajansi, pertemuan ini menandai putaran kedua yang diselenggarakan oleh Roma setelah lima putaran sebelumnya diadakan di Washington, DC, sebagai bagian dari proses negosiasi yang disponsori AS.
Di Tengah Serangan Israel
Pembicaraan ini juga berlangsung di tengah serangan Israel yang terus berlanjut, termasuk pelanggaran wilayah udara di atas Beirut dan Tyre, serta serangan udara dan penembakan di Lebanon selatan.
Beirut dan Tel Aviv menandatangani perjanjian kerangka kerja yang dimediasi AS pada 26 Juni. Perjanjian tersebut mengatur penarikan bertahap Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki, dimulai dengan penerapan model percontohan di area yang telah ditentukan.
Israel pun terus melanjutkan operasi militer di Lebanon sejak 2 Maret. Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan tersebut telah menewaskan 4.333 orang dan melukai 12.250 lainnya.
























