Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Senin, 10 Agustus 2026, mengeluarkan tuntutan balasan untuk kompensasi finansial dari Iran.
Trump mengatakan tuntutan itu karena dugaan aktivitas militer Iran selama beberapa dekade dan penindasan internal.
Saya menuntut kompensasi dari Iran, untuk semua orang yang telah mereka bunuh dan lukai parah dengan bom pinggir jalan mereka,”
kata Trump, dikutip dari Middle East Monitor, Selasa, 11 Agustus 2026.
Ia secara khusus menyebutkan bahwa pembayaran harus ditujukan kepada keluarga korban yang tewas di USS Cole dalam serangan tahun 2000 dan ribuan korban pertempuran lainnya.
Menuntut Kompensasi
Presiden AS juga menuntut kompensasi untuk ratusan ribu demonstran yang dibunuh oleh pemerintah Iran selama 50 tahun terakhir.
Dalam unggahan berikutnya, Trump mengatakan Teheran harus bertanggung jawab atas kerusakan dan kematian yang disebabkan kepada rakyat Lebanon, Suriah, Yaman, dan Gaza.
Ultimatum tersebut menyusul laporan bahwa perwakilan Iran menuntut ganti rugi atas perang regional selama lima bulan yang dimulai AS dan Israel pada 28 Februari.
Trump pun menolak klaim ini, menegaskan bahwa ganti rugi untuk Iran tidak pernah disebutkan selama negosiasi.
Ia menegaskan telah menginstruksikan perwakilan AS untuk memasukkan tuntutan ini ke dalam semua pembicaraan di masa mendatang.





















