Kepala Staf Angkatan Darat Israel Eyal Zamir mengatakan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz bahwa Hamas telah mengalami kekalahan militer.

Melansir dari Middle East Monitor, Rabu, 16 September 2026, Zamir menilai konfrontasi dengan kelompok tersebut pada dasarnya telah berakhir.

Pernyataan itu disampaikan dalam pengarahan keamanan tertutup pada awal bulan ini saat Zamir mengunjungi Jalur Gaza.

Dalam pertemuan tersebut, pejabat militer membahas penilaian intelijen mengenai kemampuan dan aktivitas Hamas saat ini.

Seorang pejabat intelijen dalam pengarahan itu menunjukkan indikasi bahwa Hamas berupaya kembali mendapatkan pengaruh dan membangun kendali di Gaza.

Ancaman Keamanan

Ia memperingatkan bahwa Hamas masih menjadi ancaman keamanan meski telah mengalami serangkaian serangan.

Namun, Zamir menilai penilaian tersebut lebih menggambarkan niat Hamas daripada kemampuan aktualnya. Ia mengatakan kelompok itu telah kehilangan sebagian besar kapasitas militernya.

Zamir juga menyebut tentara Israel masih menargetkan infrastruktur, gudang senjata, dan pemimpin Hamas. 

Menurutnya, kegagalan Hamas merespons sejumlah operasi militer Israel baru-baru ini menunjukkan kemampuan kelompok tersebut untuk menghadapi tentara Israel telah menurun.