Pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat drone Houthi yang diduga berupaya menargetkan Mekkah pada Selasa, 15 September 2026. Drone tersebut dicegat di sisi selatan kota suci, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas Mekkah.

Koresponden Al Arabiya di Mekkah, melaporkan pencegatan berlangsung sekitar pukul 18.50 waktu setempat, pada jarak 25 hingga 30 kilometer dari pusat kota atau kawasan Masjidil Haram.

Menurut Al Arabiya, pencegatan terjadi di luar kawasan padat penduduk sehingga tidak disaksikan warga maupun jamaah. Meski demikian, tidak ada peringatan yang dikeluarkan kepada warga selama proses pencegatan.

Peringatan biasanya diberikan apabila terdapat benda atau kemungkinan benda jatuh di kawasan padat penduduk atau pusat kota.

Tak Berdampak di Masjidil Haram

Seorang haji memanjatkan doa saat melaksanakan Tawaf Wada di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026).
Seorang haji memanjatkan doa saat melaksanakan Tawaf Wada di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). (ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd/nym.)

Laporan itu menegaskan upaya serangan tersebut tidak berdampak terhadap aktivitas di Masjidil Haram. Pergerakan jamaah tetap berlangsung normal dan ibadah umrah berjalan sesuai jadwal.

Ia juga menyebut Masjidil Haram menerima lebih dari 3 juta jamaah per bulan berdasarkan statistik tiga bulan terakhir. Mobilitas jamaah antara Mekkah dan Madinah juga disebut tetap berjalan normal.

Area sekitar Masjidil Haram dilaporkan tetap aman dan kondusif. Pencegatan drone tersebut tidak memengaruhi aktivitas maupun pergerakan jamaah menuju dan dari Masjidil Haram.