Polisi Thailand mengamankan seorang pria bernama Suchitchai alias Tong (51) setelah diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap ikan koi di Bangkok.

Tong ditangkap pada 10 September 2026 setelah polisi menerima laporan dari Bobby yang merupakan pemilik ikan.

Merujuk dari Khaosod English, kasus tersebut bermula dari kecurigaan Bobby yang mendapati ikan koi yang telah dipeliharanya selama tujuh hingga delapan tahun mulai mati satu per satu.

Bobby awalnya mengira bahwa kematian ikan-ikannya itu terjadi karena ikannya saling berkelahi di dalam kolam.

Namun, kecurigaannya tersebut berubah setelah pekerja rumahnya pada 7 September lalu menemukan alat bantu seksual di dekat kolam.

Mengubah Posisi Kamera CCTV

Bobby lantas mengubah posisi kamera CCTV agar area kolam dapat terekam dengan lebih jelas.

Setelah mengecek rekaman CCTV pada malam hari, ia melihat Tong datang menggunakan sepeda sekitar pukul 20.30 waktu setempat dan memanjat pagar rumahnya.

Tong kemudian berada di sekitar kolam sebelum diduga masuk ke dalamnya dan melakukan tindakan seksual terhadap seekor ikan koi.

Bobby dan pekerja rumahnya kemudian mengetahui kejadian tersebut dan berusaha untuk menangkap Tong. Namun, Tong berhasil melarikan diri menggunakan sepedanya.

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Thung Song Hong Police Station. Kepala Thung Song Hong Police Station, Pol. Col. Yutthasilp Karin kemudian memerintahkan penyelidikan untuk menemukan pria yang terekam dalam CCTV.

Melarikan Diri

Polisi menduga pelaku tinggal tidak jauh dari lokasi karena melarikan diri menggunakan sepeda. Pada 10 September sore, petugas menemukan seorang pria yang diduga sesuai dengan ciri-ciri pelaku di kawasan Siang Kong Lak Si.

Pria tersebut disebut mengenakan pakaian yang sama dengan yang terlihat dalam rekaman CCTV. Saat melihat polisi, ia mencoba melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap.

Dalam pemeriksaan awal, polisi menyebut Tong mengakui bahwa dirinya merupakan pria yang terekam kamera. Polisi juga menyebut tersangka mengaku pernah melakukan tindakan serupa terhadap ikan lainnya.

Selain kasus tersebut, penyidik masih mendalami keterangan tersangka mengenai dugaan tindakan terhadap hewan lain pada masa lalu.

Saat ini kepolisian masih mengumpulkan bukti dan memeriksa tersangka untuk menentukan seluruh dugaan pelanggaran yang dapat dikenakan.

Sejumlah dugaan pelanggaran yang sedang dipertimbangkan antara lain terkait kekejaman terhadap hewan, perusakan properti, perbuatan tidak senonoh, dan masuk ke area milik orang lain pada malam hari.