Kelompok Houthi Yaman mengklaim telah menembak jatuh jet tempur F-15 milik Arab Saudi di atas Provinsi Marib menggunakan rudal buatan lokal, pada Rabu, 16 September 2026.

Meski demikian, klaim tersebut belum dikonfirmasi secara langsung oleh Arab Saudi.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan pesawat tersebut sedang menjalankan operasi militer di wilayah Marib ketika terkena rudal.

Melansir dari Middle East Monitor, Kamis, 17 September 2026, menurut Saree, pasukan Houthi berhasil memaksa jet-jet Saudi tersebut mundur.

Houthi juga merilis video yang diklaim memperlihatkan cahaya di langit malam, diikuti puing-puing serta reruntuhan terbakar di daratan.

Sayap Pesawat

Salah satu bagian yang terlihat disebut menyerupai sayap pesawat dengan bendera Saudi. Namun, lokasi dan waktu pengambilan video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Saree juga menuduh jet tempur Saudi telah melancarkan lebih dari 450 serangan udara ke sejumlah provinsi di Yaman sepanjang pekan ini. Ia mengklaim serangan tersebut menyebabkan korban di kalangan warga sipil.

Saree pun membantah tuduhan Saudi bahwa Houthi berupaya menargetkan Mekah. Ia mengatakan operasi kelompoknya diarahkan ke fasilitas minyak dan pangkalan militer.

Sebelumnya, Arab Saudi menyatakan pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan drone Houthi di selatan Mekah pada 15 September lalu, sebelum drone tersebut memasuki wilayah udara terlarang kota suci tersebut.