Perdana Menteri Lithuania, Mindaugas Sinkevičius, mengungkapkan telah membuat rencana evakuasi untuk warganya dalam menghadapi ancaman yang belakangan ini terjadi.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak Lithuania tidak akan menyerah jika diserang kembali.

Kami akan melawan balik… kami akan terlibat,”

ujarnya dikutip dari BBC, Selasa, 22 September 2026.

Meskipun pihak Lithuania belum memberikan keterangan asal-usul pesawat nirawak atau drone tersebut dari Rusia, mereka mencurigai kedatangannya dari arah Belarus, yang merupakan negara tetangga Lithuania dan bersekutu dengan Rusia.

Respons Cepat NATO

Sementara itu, Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting, turut memuji respons cepat NATO atas ancaman serangan beberapa waktu lalu.

Berkat tindakan cepat dan profesional dari pasukan Lithuania dan Italia, NATO sekali lagi menunjukkan kesiapan kami untuk melindungi wilayah udara kami,”

ujarnya dikutip dari BBC, Selasa, 22 September 2026.

Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan negara-negara anggota NATO dalam menjaga wilayah udara negara anggotanya.

Lithuania sendiri merupakan salah satu negara anggota NATO, sehingga ancaman terhadap wilayah udaranya turut menjadi perhatian bagi negara aliansi pertahanan tersebut.

Streeting juga menegaskan bahwa negara-negara anggota NATO akan tetap bersatu dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan wilayah anggota aliansi.