Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Kapal FV Genesis A19 Karam di Perairan Skotlandia, 13 ABK WNI Berhasil Dipulangkan

Setelah seluruh rangkaian penanganan di Inggris diselesaikan, ketiga belas ABK tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 Oktober.

Ilustrasi evakuasi 13 ABK WNI kapal ikan FV Genesis A19.
Ilustrasi evakuasi 13 ABK WNI kapal ikan FV Genesis A19. (Dibuat oleh AI)

13 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) korban kecelakaan kapal ikan di perairan utara Skotlandia telah kembali ke Tanah Air pada 10 Oktober 2026. 

Kecelakaan terjadi pada 1 Oktober pagi, ketika kapal ikan FV Genesis A19 kandas di gugusan batuan di sekitar Island of Hoy, lepas pantai Skotlandia. Selain 13 ABK asal Indonesia, sejumlah kru dari negara lain turut diselamatkan.

Setelah menerima laporan kejadian, KBRI London segera berkoordinasi dengan pemilik kapal dan agen penempatan awak kapal atau manning agent yang memberangkatkan para ABK dari Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penanganan korban hingga proses kepulangan mereka selesai.

Iklan

“Menindaklanjuti laporan yang diterima, KBRI London melakukan penanganan cepat dan berkoordinasi dengan pihak pemilik kapal serta manning agent yang memberangkatkan para ABK dari Indonesia,”

kata KBRI London dalam keterangan resmi yang dikutip pada Senin, 12 Oktober 2026.

Evakuasi

Para ABK sempat dievakuasi ke Kirkwall, Orkney Island, dan tinggal di wilayah tersebut selama beberapa hari. Mereka kemudian diberangkatkan menuju Manchester melalui perjalanan yang berlangsung hampir tiga hari dengan menggunakan kapal feri, bus, dan kereta api. 

Pada 8 Oktober 2026, seluruh ABK tiba di Manchester dengan didampingi perwakilan pemilik kapal. Selain mengatur proses pemulangan, KBRI London memantau kondisi para korban dan mengupayakan pemenuhan hak ketenagakerjaan mereka. 

Pendampingan tersebut mencakup persoalan gaji dan kompensasi dari pemberi kerja, serta penerbitan dokumen perjalanan pengganti bagi para ABK yang kehilangan paspor dalam kecelakaan.

Setelah seluruh rangkaian penanganan di Inggris diselesaikan, ketiga belas ABK tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 Oktober. Selanjutnya, manning agent akan membantu perjalanan mereka hingga ke daerah asal masing-masing.

Meski seluruh ABK telah kembali ke Indonesia, penanganan pascakecelakaan tidak berhenti pada pemulangan. Kepastian pembayaran gaji dan kompensasi menjadi bagian penting yang perlu dituntaskan agar hak para pekerja terpenuhi. 

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.