Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

Muncul Virus H5N5 di Amerika Serikat, Apakah Wabah Pandemi Baru?

pria di Washington DC, Amerika Serikat terinfeksi virus flu burung H5N5. menjadi catatan baru, kasus pertama kali terdeteksi pada manusia.

Ilustrasi saat seseorang menderita sakit
Ilustrasi saat seseorang menderita sakit (Foto: Freepik)

Belum lama ini dilaporkan seorang pria di Washington DC, Amerika Serikat terinfeksi virus flu burung H5N5. Ini menjadi catatan baru, sebab kasus ini pertama kali terdeteksi pada manusia.

Munculnya kasus baru ini tentu menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Tidak sedikit dari mereka yang berpikir kalau kasus tersebut akan menjadi pandemi baru di global.

Lantas apakah virus ini akan menjadi pandemi baru? Ahli Epidemiologi Griffith University Australia dr Dicky Budiman, mengatakan untuk saat ini temuan kasus infeksi virus H5N5 di Washington DC belum memiliki potensi pandemi.

Iklan

Kenapa belum? Artinya belum itu, kalau dia (H5N5) bermutasi dan terdeteksi ada potensi penularan antar manusia, itu beda cerita,”

dr Dicky kepada owrite Rabu 26 November 2025.

Meski belum berpotensi menjadi pandemi, dr Dicky menyarankan masyarakat untuk menjadikan kasus ini sebagai sinyal kewaspadaan tinggi.

Kasus tunggal ini harus menjadi sinyal kewaspadaan tinggi, jadi (bahan) surveilans (dan) penyelidikan,”

dr Dicky.

dr Dicky menilai temuan virus H5N5 oleh AS menandakan sistem deteksi virus di negara tersebut maju dan berjalan, karena memiliki perhatian untuk mengidentifikasi potensi wabah.

Ini adalah kasus manusia pertama yang diketahui dengan subtipe H5N5 di Amerika Serikat dan di dunia. Risiko kepada publik saat ini dinilai rendah dan tidak ada bukti penularan antar manusia sejauh penyelidikan awal,”

dr Dicky.

Dan ini menjadi dasar bahwa belum memiliki potensi pandemi, saya bilang ‘belum’ ya. Artinya, kalau dia bermutasi dan terdeteksi ada potensi penularan antar manusia itu beda cerita,”

dr Dicky.

Untuk itu, kasus baru ini perlu dicari sumber paparannya. Sementara itu, ia menduga penularan virus pada pasien ini berasal dari unggas domestik dan burung liar.

Kuat dugaan lansia ini kontak dengan unggas domestik atau eksposur oleh burung liar, nah ini yang sedang lebih diselidiki, termasuk ada kematian unggas di sekitar tempat tinggal,”

dr Dicky.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Editor

    Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.