Banyak orang tua yang marah ketika anaknya banyak minum minuman dingin. Mereka berpikir bahwa minuman dingin bisa menyebabkan batuk dan pilek.
Dokter Anak Konsultan Nutrisi & Penyakit Metabolik dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A (K) membantah anggapan tersebut.
Ia mengatakan tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa minum minuman dingin dapat menyebabkan batuk pilek.
Batuk pilek yang sering terjadi pada anak atau common cold, seringkali disebabkan infeksi virus. Infeksi virus ini jelas tidak ada hubungannya dengan minum minuman dingin atau es,”
ujar dr Meta seperti dikutip dari Podcast Raditya Dika, Senin 5 Januari 2026.
Dokter Meta menambahkan tidak ada masalah ketika anak diberi minuman dingin saat batuk dan pilek.
Biasanya kalau nyeri tenggorokan kan gatel, minum es agak sedikit menyenangkan. Tidak memperparah batuk pilek,”
katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Digital Content Creator for Health Education, dr Farhan Zubedi bahwa minum minuman dingin tidak berpengaruh pada batuk dan pilek.
Sebab saat minum minuman dingin yang masuk ke dalam tubuh akan menyesuaikan dengan suhunya.
Sebenarnya minum es itu faktor risiko. Batuk nggak terjadi kalau nggak ada faktor patogen, seperti infeksi bakteri, virus, dan debu. Kalau seseorang minum es dan nggak terpapar patogen, itu nggak bakal batuk,”
jelas dr Farhan.
Lebih lanjut dr Farhan menjelaskan penyebab batuk dan pilek sendiri berasal dari daya tahan tubuh yang menurun dan asupan makanan yang tidak bergizi.
Penurunan daya tahan tubuh bisa disebabkan karena pola hidup tidak sehat, kurang tidur, kurang aktivitas fisik, dan perubahan cuaca,”
jelasnya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada para orang tua untuk menjaga daya tahan tubuh dengan rajin melakukan aktivitas fisik dan menjaga pola makan bergizi.

