Epidemiolog, ahli kesehatan lingkungan, yang juga pakar PhD di bidang global security, dr Dicky Budiman,M.Sc.PH. memberi tanggapan terkait penarikan susu formula Nestle di 49 negara karena ditemukan kandungan cereulide dan bakteri Bacillius cereus.
Jadi penarikan global produk susu formula bayi oleh Nestle ini adalah bentuk kehati-hatian yang tepat dan sejalan dengan praktik terbaik keamanan pangan internasional,”
ujar dr Dicky kepada owrite, Kamis 15 Januari 2026.
Dokter Dicky menambahkan ini merupakan langkah baik terutama khususnya kepada kelompok rentan bayi usia 0-6 bulan, dimana ambang toleransi risiko masih sangat rendah.
Jadi saya juga sebagai ahli kesehatan masyarakat mendukung tindakan seperti ini karena cereulide ini adalah toksin emetik yang diproduksi oleh Bacillius cereus,”
ucapnya.
Lebih lanjut dr Dicky menjelaskan toksin tersebut memiliki beberapa karakteristik penting dari sisi epidemiologi dan toksikologi dan harus menjadi satu bentuk waspadaan.






