Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Mengenali Virus Nipah Merebak di India, Begini Pencegahannya
Kesehatan

Mengenali Virus Nipah Merebak di India, Begini Pencegahannya

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 27, 2026 2:28 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Ilustrasi virus
Ilustrasi virus (Foto: AI)
SHARE

Kasus virus Nipah dilaporkan merebak di wilayah Benggala Barat, India. Dilansir dari Independent, sekitar 100 orang dikarantina setelah virus tersebut terdeteksi di sebuah rumah sakit.

Daftar isi Konten
  • Asal Usul Virus Nipah
  • Cara Penularan Virus Nipah
  • Gejala Infeksi Virus Nipah
  • Cara Mencegah Penularan Virus Nipah

Seorang dokter, perawat, dan anggota staf lainnya dinyatakan positif setelah dua kasus pertama yang dikonfirmasi pada seorang perawat pria dan wanita dari kota yang sama.

Merebaknya virus ini juga membuat beberapa negara seperti Tailan, Nepal, dan Taiwan meningkatkan langkah-langkah pencegahan.

Lantas sebenarnya apa sih virus Nipah itu? Kali ini owrite akan merangkum mengenai penjelasan tentang virus Nipah, gejala, hingga pencegahanya.

Berikut rangkumannya dari berbagai sumber, Selasa 27 Januari 2026.

Asal Usul Virus Nipah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan virus Nipah termasuk patogen prioritas karena berpotensi menimbulkan wabah dengan tingkat kematian tinggi serta belum tersedia vaksin maupun pengobatan khusus.

Hewan reservoir utama virus Nipah adalah kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus. Virus ini dapat berpindah ke manusia secara langsung atau melalui hewan perantara seperti babi dan hewan ternak lainnya.

Virus Nipah pertama kali diidentifikasi pada akhir 1990-an dalam wabah di Malaysia pada sebuah peternakan babi. Pada saat itu, hewan-hewan tersebut menunjukkan gejala demam, kesulitan bernapas, dan kejang.

WHO menyebut paparan virus Nipah yang menyerang babi berasal dari kelelawar. Sejak saat itu, penyakit ini mulai merebak di wilayah Asia Selatan, termasuk Bangladesh dan India.

Cara Penularan Virus Nipah

Virus Nipah termasuk dalam kelompok Paramyxovirus yang merupakan virus RNA. Kelompok virus ini dapat menyebabkan penyakit lain, seperti campak, gondong, hingga pneumonia.

Namun, virus Nipah memiliki karakteristik khusus yang membuatnya menjadi ancaman serius.

Penularan virus Nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti air liur, darah, dan urine.

Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang bisa terinfeksi Virus Nipah melalui konsumsi daging hewan yang terinfeksi, terutama jika daging tersebut dimasak kurang matang.

Selain itu, virus Nipah juga bisa menular dari manusia ke manusia. Ini terjadi melalui kontak langsung dengan pasien yang terinfeksi, terutama ketika pasien berada dalam kondisi yang menghasilkan banyak sekali cairan tubuh, seperti air liur.

Gejala Infeksi Virus Nipah

Dilansir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, seseorang yang terinfeksi virus Nipah akan memasuki masa inkubasi sekitar 4-14 hari sebelum gejala muncul. Gejala infeksi ini dapat bervariasi dari ringan hingga berat, bahkan mengancam jiwa.

Beberapa gejala yang mungkin terjadi seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Sesak napas
  • Muntah
  • Kesulitan menelan
  • Peradangan otak (ensefalitis)
    Pada kasus yang parah, infeksi Virus Nipah dapat menyebabkan kematian.

Cara Mencegah Penularan Virus Nipah

Adapun beberapa cara penularan virus Nipah, antara lain:

  • Hindari kontak langsung dengan hewan yang berisiko, seperti kelelawar dan babi
  • Cuci sayur dan buah sebelum mengkonsumsinya
  • Hindari makanan yang terkontaminasi hewan kelelawar dan lain sebagainya
  • Ketika membersihkan kotoran atau urine hewan yang berisiko tertular, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan, sepatu boots, dan pelindung wajah.
  • Rajin cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum dan sesudah berinteraksi dengan hewan atau orang yang sakit, terutama yang memiliki gejala infeksi Nipah
  • Pastikan daging hewan dimasak dengan baik dan hindari makan daging yang masih mentah.

Tag:IndiaNipahPencegahanVirusWHO
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Khasiat Buah Tomat, Sumber Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan
By Ossid Duha Jussas Salma
Buah Tomat
4
Empat Jurnal UMB Naik dan Pertahankan Akreditasi SINTA, Bukti Penguatan Riset Kampus
By Hadi Febriansyah
Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng.
5

BERITA LAINNYA

Saus Sachet (Foto: Magnific)
Kesehatan

Menkes Ingatkan Bahaya Saus Sachet, Bisa Picu Risiko Hipertensi

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan
Kesehatan

Kemenkes Temukan 1 Juta Kasus Hipertensi Baru dari Pemeriksaan Ulang CKG

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan sekitar 1 juta kasus baru hipertensi dari pemeriksaan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
BPJS Kesehatan
Kesehatan

Yurizal Tunggu 8 Jam di IGD Sebelum Meninggal, Pakar: Jangan Campuradukkan Tunggu Ruangan dan Tak Ditangani  

Kasus pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, yang disebut menunggu hingga delapan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Ilustrasi rokok elektronik atau vape.
Kesehatan

Kemenkes Cuma Beri Peringatan Soal Kontroversi Konten Bigmo, Vape Disebut Tak Aman untuk Anak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti konten YouTuber Bigmo yang diduga melibatkan anak dalam…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up