Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam
Kesehatan

Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Februari 3, 2026 2:33 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam
Begini Cara Penanganan yang Tepat Saat Anak Mengalami Kejang Demam (Foto: Freepik)
SHARE

Kejang demam adalah kondisi yang umum terjadi pada anak-anak dengan rentang usia antara 6 bulan hingga 5 tahun.

Kondisi ini dipicu dengan lonjakan suhu tubuh yang sering kali disebabkan oleh infeksi atau penyakit di luar jaringan otak.

Banyak orang tua yang panik ketika anaknya kejang. Tidak sedikit dari mereka yang justru memberikan minum dan mendudukan anaknya. Padahal cara tersebut kurang tepat.

Lantas, apa yang harus dilakukan orang tua ketika anak kejang?

Dokter Spesialis Anak, dr Arifianto, Sp.A(K) mengaku kerap menghadapi anak kejang demam. Hal yang dia lakukan hanya memperhatikan anak tersebut.

Melihat anak kejang pastinya menyeramkan ya. Buat panik. Nggak cuma orangtuanya. Dokternya juga panik. Tapi kita harus tahu fakta seputar kejang demam pada anak. Berbeda memang dengan epilepsi dan kejang karena sebab lainnya. Tapi secara umum, tindakan penanganan awal sama,”

ujar dr Arifianto seperti dikutip dari X @dokterapin, Selasa 3 Februari 2026.

Dokter Arifianto pun membagikan temuan di Chatgpt dan Gemini terkait cara menangani anak yang kejang. Kedua laman tersebut menyatakan bahwa kuncinya adalah tetap tenang.

Nggak ada tindakan khusus. Dibaringkan atau miringkan, dan catat berapa lama kejang terjadi. Secara umum ini aja. Lihat jam. Berapa lama durasi kejang? Nggak ada tindakan khusus seperti pasang oksigen, kasih diazepam dan lain-lain,”

kata dr Afrianto.

Lebih lanjut, dr Afrianto menjelaskan umumnya kejang demam berlangsung singkat, tidak sampai 5 menit. Mayoritas 2-3 menit.

Itupun berasa lama banget lho! Makanya kalau 5 menit belum berhenti, segera bawa ke IGD/klinik terdekat,”

tambahnya.

Kejang demam lebih dari 5 menit (definisi status epileptikus saat ini) itu bukan karena kejangnya “nggak diapa-apain”. Karena kejang demam memang mayoritas singkat.

Kalau kejangnya lama, boleh curiga meningitis atau ensefalitis, atau epilepsi (tanpa demam), dan ini pastinya segera ke IGD RS,”

lanjutnya.

Lalu, kapan kasih diazepam dari dubur? Dokter Afrianto menyarankan, sebaiknya diberikan saat kejangnya lebih dari 5 menit, tapi ada juga yang 3 menit.

Artinya, anak kejang nggak harus langsung masuk diazepam. Obat ini juga bukan tanpa efek samping lho. Nanti lihat anaknya tidur lama sulit dibangunkan pasca diazepam, malah panik juga,”

sambungnya.

Apakah kejang demam perlu dirawat tidak? Kalau kejang demam pertama, belum pernah pengalaman, panik, tidak apa-apa dirawat. Lebih ke arah observasi dan edukasi.

Lalu saya jelaskan, kalau kejangnya lebih dari 5 menit, tidak berulang, kesadaran anak pulih tidak lama setelah kejang berhenti, maka tidak usah ke IGD. Tidak perlu juga tiap kejang demam anak dirawat inap. Kecuali kondisinya berlawanan dengan penjelas tersebut,”

tandasnya.

Tag:demamKejangPenangananSuhu Tubuh
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pemain Timnas Indonesia
Olahraga

Elkan Baggott Sudah Tiba! Timnas Indonesia Siap Tempur di FIFA Series

Para pemain Timnas Indonesia mulai tiba di hotel tempat tim menginap menjelang ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27–30 Maret 2026. Kedatangan para pemain ini diketahui melalui unggahan…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Pengunjung melihat gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) saat berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta
Megapolitan

Libur Lebaran Wisata Jabodetabek Diserbu Pengunjung, Puncak Melonjak 50 Persen

Libur Lebaran dimanfaatkan masyarakat sebagai momentum berharga untuk melepas penat sekaligus mempererat kebersamaan dengan keluarga. Sejumlah destinasi wisata di area Jabodetabek pun dipadati pengunjung yang datang dari berbagai wilayah.  Antusiasme…

By
Iren Natania
Amin Suciady
3 Min Read
Sumber foto: Jasa Marga
Nasional

H+1 Lebaran 2026: Lalu Lintas Jabodetabek-Bandung Melonjak Tajam

Pada H+1 libur Idulfitri 1447H/2026M yang jatuh pada Minggu, 22 Maret 2026, volume kendaraan di sejumlah ruas tol masih menunjukkan peningkatan signifikan. Melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), pihak…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas mengukur gula darah sopir travel dalam giat pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi masa angkutan Lebaran di Travel Kencana, Semarang, Jawa Tengah,
Kesehatan

Kemenkes Siapkan Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Angkutan Umum Saat Mudik Lebaran

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi kendaraan umum yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 hari lalu
Kesehatan

Skrining Tujuh Juta Anak, Kemenkes Temukan Indikasi Masalah Kesehatan Jiwa Hampir 10 Persen

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, memaparkan hasil pogram Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 minggu lalu
Ilustrasi Ibu saat hamil
Kesehatan

Bumil Mau Mudik Lebaran? Dokter Kandungan Ungkap Perlu atau Tidak Minum Obat Penguat

Mudik Lebaran menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berkumpul dengan orang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 minggu lalu
8.224 Kasus Suspek Campak
Kesehatan

Epidemiolog Ungkap Bahaya Campak, Bisa Picu Pneumonia hingga Kematian Anak

Ahli Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menyebut bahwa campak bukan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up