Musisi Vidi Aldiano meninggal dunia pada hari ini, Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 16:33 WIB. Vidi meninggal di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 selama tujuh tahun.
Vidi didiagnosa kanker ginjal tahun 2019. Kala itu dia tidak sengaja memeriksa kesehatan ke dokter THR saat suaranya hilang dan ditemukan bahwa tekanan darah Vidi sangat tinggi.
Setelah pemeriksaan lanjutan di Singapura, dokter menemukan benjolan berukuran 5 sentimeter di ginjal kirinya yang kemudian didiagnosis sebagai kanker ginjal stadium 3.
Sejak saat itu ia langsung operasi pengangkatan ginjal. Meski operasi berhasil, dokter memperingatkan bahwa jenis sel kankernya bersifat agresif dan memiliki kemungkinan untuk kambuh atau menyebar di masa depan.
Pada 2021 sel kanker diketahui telah mengalami metastasis atau penyebaran ke beberapa titik di dalam tubuhnya.
Ia pun rutin melakukan kemoterapi dan radiasi. Suami dari Sheila Dara ini kerap membagikan momen pengobatannya di media sosial dan menyebut dengan “Spa Day”.
Pada 2025, Vidi memutuskan hiatus dari dunia hiburan dan fokus sepenuhnya pada proses penyembuhan intensif karena kondisi fisiknya yang mulai menurun.
Meski demikian, ia masih aktif di media sosial dan membagikan kegiatannya.
Setelah berjuang melawan penyakitnya, pada 7 Maret 2026, Vidi dinyatakan meninggal dunia pukul 16:33 WIB.
Menurut informasi, Vidi meninggal dengan tenang didampingi oleh seluruh keluarga besar, termasuk sang istri, Sheila Dara Aisha.
Mengenal Kanker Ginjal Diderita Vidi Aldiano
Kanker ginjal merupakan kondisi medis dimana tumbuhnya sel tidak normal dan ganas pada organ ginjal. Ginjal sendiri berfungsi menyaring darah dan memproduksi urin.
Ketika kanker tumbuh diginjal, akan mempengaruhi fungsi dalam menyaring darah, memproduksi urine, dan mengontrol tekanan darah.
Kanker ginjal sendiri ada beberapa jenis, yakni renal cell carcinoma (RCC), yaitu jenis kanker yang awalnya tumbuh pada lapisan tubulus ginjal.
Transitional cell carcinoma, yaitu jenis kanker yang tumbuh di bagian di mana ureter dan ginjal bertemu.
Renal sarcoma, merupakan jenis kanker yang berawal pada jaringan ikat di sekitar ginjal. Tumor Wilms, merupakan jenis kanker ginjal yang paling sering dialami oleh anak-anak.
Penyebab Kanker Ginjal
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kanker ginjal. Namun ada beberapa faktor pemicu terjadi kanker ginjal, antara lain:
- Genetik atau keturunan
- Merokok
- Usia
- Obesitas
- Perawatan hemodialisis dalam jangka waktu lama
- Tekanan darah tinggi atau hipertensi. Gejala Kanker Ginjal
Pada umumnya, gejala kanker ginjal tidak terdeteksi pada kondisi stadium awal. Gejala kanker ginjal biasanya baru muncul setelah tumor tumbuh dan berkembang, seperti:
- Demam
- Kehilangan nafsu makan
- Nyeri pada bagian punggung bawah yang tidak kunjung menghilang
- Munculnya benjolan pada area pinggang atau perut bagian bawah
- Munculnya darah pada urine
- Berat badan turun drastis tanpa sebab
- Lemas dan mudah lelah
- Anemia.
Diagnosis Kanker Ginjal
Untuk mendiagnosis kanker ginjal, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fiaik secara keseluruhan, mulai dari tes urine, Complete blood count test (CBC), biosi, CT scan, USG, dan MRI.
Cara Penanganan Kanker Ginjal
Ada beberapa tindakan media yang dilakukan untuk menangani kanker ginjal, seperti:
- Perawatan Radioterapi
Radioterapi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan dan membunuh sel kanker. Tindakan ini dilakukan dengan menyinari area yang terdapat kanker menggunakan radiasi berenergi tinggi.
- Perawatan Kemoterapi
Kemoterapi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan serta membunuh sel kanker. Perawatan ini dilakukan dengan memasukkan obat-obatan tertentu melalui intravena. Serupa dengan radioterapi.
- Prosedur Krioterapi
Tindakan medis menggunakan nitrogen cair untuk membekukan sel kanker.
- Nefrektomi
Nefrektomi tindakan bedah untuk mengangkat sebagian atau seluruh bagian ginjal yang terdampak kanker. Tindakan nefrektomi terdiri dari beberapa metode, yakni open nephrectomy, laparoscopic nephrectomy, dan Robotic nephrectomy.
