Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 15 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Kemenkes Sebut Masyarakat Masih Ragu untuk Vaksin Campak
Kesehatan

Kemenkes Sebut Masyarakat Masih Ragu untuk Vaksin Campak

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Maret 5, 2026 3:29 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi anak yang terjangkit penyakin campak
Ilustrasi anak yang terjangkit penyakin campak (Foto: Freepikc)
SHARE

Kasus campak di Indonesia belakangan ini menjadi perhatian serius. Menurut data nasional, pada tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek, dengan 11.509 kasus konfirmasi laboratorium, dan 67 kematian.

Untuk tahun 2026 hingga Februari, tercatat sebanyak 8.810 suspek dengan 572 kasus konfirmasi laboratorium 5 kematian.

Pada tahun 2025, terjadi 116 KLB campak di 87 kabupaten/kota di 18 provinsi, sedangkan tahun 2026, terjadi 36 KLB campak di 24 kabupaten/kota di 11 provinsi (10 provinsi diantaranya juga mengalami KLB campak di tahun 2025).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Rokomyanmas, menjelaskan peningkatan kasus campak terjadi di 3 tahun terakhir, yakni 2023 hungga 2025. Hal tersebut terjadi secara konsisten pada waktu tertentu seperti menjelang libur akhir tahun dan awal tahun.

Hal ini disebabkan tingginya mobilitas masyarakat yang mempercepat penularan,”

ujar.

Aji menambahkan peningkatan kasus campak juga disebabkan oleh ketidakmerataan cakupan imunisasi MR.

Data 2026 menunjukkan sekitar kurang lebih 67 persen kasus konfirmasi tidak memiliki riwayat imunisasi, dan seluruh kematian terjadi pada bayi/balita yang belum divaksinasi.

Lebih lanjut Aji menyebut hingga saat ini masih banyak masyarakat yang ragu untuk melakukan vaksin.

Hal itu dipicu oleh kekhawatiran terhadap KIPI (Kejadian ikutan pascaimunisasu, izin dari keluarga untuk anak sebelum vaksin, anggapan bahwa imunisasi tidak penting, dan banyaknya kemunculan hoaks atau disinformasi di media sosial.

Sebagian masyarakat juga masih kurang pemahaman tentang bahaya komplikasi campak seperti pneumonia, diare berat, hingga kematian, turut memengaruhi keputusan sebagian orang tua untuk tidak melengkapi imunisasi anaknya,”

tuturnya.

Untuk itu, Kemenkes akan terus berupaya untuk mengintensifkan edukasi tentang campak dan imunisasi denfan melibatkan para tokoh agama dan tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, kementerian/lembaga, dan mitra lainnya.

Selain itu juga mengklarifikasi hoaks yang beredar untuk meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan publik pada imunisasi dan membangun kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,”

ungkapnya.

Kementerian Kesehatan juga akan mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak rubella dan Catch Up Campaign yang akan diselenggarakan pada Maret 2026. ORI dilaksanakan di 24 kabupaten/kota yang mengalami KLB Campak pada tahun 2026.

Sementara itu Catch Up Campaign dilakukan di 76 kabupaten/kota yang pernah mengalami KLB pada tahun 2025 maupun peningkatan kasus Campak.

Selain itu juga memperkuat surveilans dan kapasitas laboratorium, memastikan ketersediaan vaksin dan sistem cold chain, menyiapkan ruang isolasi di RS, serta meningkatkan koordinasi pusat dan daerah.

Tag:CampakKemenkesMasyarakatVaksin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Tak Singgung Nasib Guru PPPK Dalam Pidato, Begini Respon DPR
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/bay/kye)
1
Prabowo Klaim Kerja Habis-habisan untuk Rakyat: Kalender Saya Tidak Ada Tanggal Merah
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR.
2
Komeng Sentil Pelaksanaan MBG: Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja Nggak Bener
By Rika Pangesti
Anggota DPD Alfiansyah Bustami alias Komeng. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
3
Di Sidang Tahunan MPR, Prabowo Minta Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Ilegal
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR tahun 2026. (Sumber: Dok. DPR)
4
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Kesehatan

RI Beli Alkes Pakai Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Hemat Rp10,25 Triliun

Pemerintah Indonesia menggunakan dana pinjaman Bank Dunia untuk pengadaan alat kesehatan pada…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Kesehatan

RI Bangun 514 Laboratorium Kesehatan, ‘Radar’ Baru Lawan Virus dan Bakteri

Pemerintah akan membangun dan merenovasi 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di seluruh…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Ilustrasi alat kesehatan
Kesehatan

Kasus Diagnosis Usus Buntu Jadi Sorotan, Ini Gambaran Medical Tourism di Penang

Perbedaan hasil diagnosis penyakit usus buntu yang dialami selebgram Fahira Almira saat…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
Kesehatan

BPJS Watch Bongkar Lemahnya Pengawasan BPJS Satu

Kasus pasien BPJS yang mengaku harus menunggu hingga delapan jam di instalasi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up