Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 14 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kemenkes Sebut Masyarakat Masih Ragu untuk Vaksin Campak
Kesehatan

Kemenkes Sebut Masyarakat Masih Ragu untuk Vaksin Campak

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Maret 5, 2026 3:29 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi anak yang terjangkit penyakin campak
Ilustrasi anak yang terjangkit penyakin campak (Foto: Freepikc)
SHARE

Kasus campak di Indonesia belakangan ini menjadi perhatian serius. Menurut data nasional, pada tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek, dengan 11.509 kasus konfirmasi laboratorium, dan 67 kematian.

Untuk tahun 2026 hingga Februari, tercatat sebanyak 8.810 suspek dengan 572 kasus konfirmasi laboratorium 5 kematian.

Pada tahun 2025, terjadi 116 KLB campak di 87 kabupaten/kota di 18 provinsi, sedangkan tahun 2026, terjadi 36 KLB campak di 24 kabupaten/kota di 11 provinsi (10 provinsi diantaranya juga mengalami KLB campak di tahun 2025).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Rokomyanmas, menjelaskan peningkatan kasus campak terjadi di 3 tahun terakhir, yakni 2023 hungga 2025. Hal tersebut terjadi secara konsisten pada waktu tertentu seperti menjelang libur akhir tahun dan awal tahun.

Hal ini disebabkan tingginya mobilitas masyarakat yang mempercepat penularan,”

ujar.

Aji menambahkan peningkatan kasus campak juga disebabkan oleh ketidakmerataan cakupan imunisasi MR.

Data 2026 menunjukkan sekitar kurang lebih 67 persen kasus konfirmasi tidak memiliki riwayat imunisasi, dan seluruh kematian terjadi pada bayi/balita yang belum divaksinasi.

Lebih lanjut Aji menyebut hingga saat ini masih banyak masyarakat yang ragu untuk melakukan vaksin.

Hal itu dipicu oleh kekhawatiran terhadap KIPI (Kejadian ikutan pascaimunisasu, izin dari keluarga untuk anak sebelum vaksin, anggapan bahwa imunisasi tidak penting, dan banyaknya kemunculan hoaks atau disinformasi di media sosial.

Sebagian masyarakat juga masih kurang pemahaman tentang bahaya komplikasi campak seperti pneumonia, diare berat, hingga kematian, turut memengaruhi keputusan sebagian orang tua untuk tidak melengkapi imunisasi anaknya,”

tuturnya.

Untuk itu, Kemenkes akan terus berupaya untuk mengintensifkan edukasi tentang campak dan imunisasi denfan melibatkan para tokoh agama dan tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, kementerian/lembaga, dan mitra lainnya.

Selain itu juga mengklarifikasi hoaks yang beredar untuk meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan publik pada imunisasi dan membangun kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,”

ungkapnya.

Kementerian Kesehatan juga akan mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak rubella dan Catch Up Campaign yang akan diselenggarakan pada Maret 2026. ORI dilaksanakan di 24 kabupaten/kota yang mengalami KLB Campak pada tahun 2026.

Sementara itu Catch Up Campaign dilakukan di 76 kabupaten/kota yang pernah mengalami KLB pada tahun 2025 maupun peningkatan kasus Campak.

Selain itu juga memperkuat surveilans dan kapasitas laboratorium, memastikan ketersediaan vaksin dan sistem cold chain, menyiapkan ruang isolasi di RS, serta meningkatkan koordinasi pusat dan daerah.

Tag:CampakKemenkesMasyarakatVaksin
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Update Kasus Ijazah Palsu: Polisi Segera Rilis Keputusan Kelengkapan Perkara Roy Suryo cs
By Rahmat
Roy Suryo Notodiprojo memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang uji materi pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/2/2026).
1
Viral Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi”, DPR Bakal Panggil Pihak Terkait
By Hadi Febriansyah
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
2
Harga Emas Antam Melemah pada Rabu, 13 Mei 2026, Buyback Ikut Anjlok
By Syifa Fauziah
Pramuniaga menunjukkan emas Atntambatangan
3
Ramai Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil
By Ani Ratnasari
Fotokopi e-KTP
4
Prabowo Klaim Juni 2026 Negara Akan Terima Setoran Rp49 Triliun, Uang Apa?
By Rahmat
Presiden Prabowo Subianto
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi seorang wanita mengkonsumsi makanan
Kesehatan

Angka Obesitas Indonesia Naik Jadi 23,4 Persen, Menkes Soroti Pola Hidup

Obesitas merupakan kondisi medis yang menjadi faktor risiko berbagai penyakit tidak menular…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
Ilustrasi virus
Kesehatan

PHRI: Hantavirus Belum Berdampak Signifikan pada Pariwisata Indonesia 

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebut, saat ini kemunculan Hantavirus belum…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Ilustrasi wabah Hantavirus
Kesehatan

Epidemiolog Tegaskan Hantavirus Tak Perlu Pembatasan Perjalanan Internasional

Usai ramai kasus hantavirus, banyak masyarakat yang merasa khawatir bila harus bepergian…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
3 hari lalu
Gerombolan tikus dalam sebuah ruangan.
Kesehatan

Waspada Hantavirus Masuk Indonesia, Pakar Ingatkan Pengetatan Skrining di Tanjung Priok dan Batam

Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan hantavirus merupakan penyakit zoonosis akut dengan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up