Ahli epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menyebut bahwa agresifitas penularan campak lebih berbahaya dari Covid-19.
Hal itu dilihat dari sisi tingkat penularan atau transmisibility, tingkat keparahan penyakit atau severity, dan risiko komplikasi dan kematian atau case fatality.
Nah jika dilihat dari kemampuan penularannya, campak memang jauh lebih menular dibandingkan Covid-19. Dari tingkat penularan campak, campak ini salah satu virus paling menular di dunia,”
ujar Dicky Budiman kepada owrite, Senin, 9 Maret 2026.
Dicky Budiman menjelaskan bila menggunkan parameter RO Atau basic reproduction number yaitu rata-rata jumlah orang yang tertular dari satu kasus penyakit campak yang sakit, campak R0-nya itu bisa antara paling rendah 12 dan paling tinggi sekitar 18. Kalau Covid-19 umumnya 2 atau 10 tergantung varian ya sebetulnya.





