Mudik Lebaran menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berkumpul dengan orang tercinta di kampung halaman.
Namun bagi ibu hamil, perjalanan jauh saat mudik tentu membutuhkan persiapan ekstra agar tetap aman dan nyaman.
Kondisi tubuh yang berbeda selama kehamilan membuat bumil perlu lebih memperhatikan kesehatan serta memilih cara perjalanan yang tepat.
Agar perjalanan mudik tetap aman dan lancar untuk ibu hamil, apakah bumil perlu minum obat penguat?
Dokter Spesialis Kandungan dr Marcel Elian Suwito, SpOG mengatakan, hal itu tergantung pada kondisi si ibu hamil.
Kalau mudik di trimester satu, dua, dan tiga sebenarnya nggak ada bedanya. Silakan (mudik) saja asal kehamilannya berjalan lancar dan nggak ada komplikasi, nggak ada masalah dan dedeknya pertumbuhannya aman,”
kata dr Marcel, seperti dikutip dari akun TikTok @marcel.elian.suwito, Kamis, 12 Maret 2026.
Namun, untuk bumil yang sudah memasuki trimester ketiga harus memperhatikan kehamilannya. Karena trimester tiga akan lebih sering terjadi kontraksi palsu.
Apalagi ibu perjalanannya cukup panjang misalnya darat, udara, atau laut dengan durasi yang lama, kelamaan duduk jadi kram. Kalau itu bisa diberi penguat atau antimulas untuk mengurangi mulas saat perjalanan,”
jelasnya.
Lebih lanjut dr Marcel mengatakan, bagi bumil yang masih dalam trimester satu dan tidak ada masalah pada kandungan, tidak perlu minum obat penguat. Karena trimester satu cenderung lebih kuat.
Jadi intinya kalau kehamilannya baik-baik saja, ibu mau ngapain aja itu nggak kenapa-kenapa. Tapi kembali lagi ke penilaian dokter masing-masing dan kebutuhan penguat masing-masing. Kalau ibu mau mudik sebenarnya nggak wajib konsumsi penguat, tapi kalau ragu lebih baik konsultasi ke dokter kandungan,”
tutup dr Marcel.

