Ketika seseorang terkena anemia, mereka mungkin mengalami sesak napas, merasa lelah, dan lemas. Anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kekurangan zat besi, vitamin B12, dan folat.
Akibat kadar hemoglobin yang rendah membuat pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh pun berkurang, penderita anemia biasanya mengalami gejala letih lesu, pucat, pusing atau sakit kepala hingga mata ber kunang-kunang.
Gejala anemia awalnya memang ringan sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Namun, ketika anemia memburuk, gejala yang muncul juga mungkin akan terasa semakin parah.
Berikut adalah beberapa ciri-ciri kurang darah yang jarang diketahui:
- Kelelahan dan Lemas
Gejala paling umum yang dirasakan penderita anemia adalah tubuh terasa lelah ketika melakukan aktifitas. Hal ini terjadi karena sel-sel tidak mendapatkan oksigen yang cukup untuk menghasilkan energi.
- Tangan dan kaki dingin
Seharusnya tubuh memprioritaskan aliran darah ke organ vital, tapi karena kurang darah sirkulasi ke area tangan dan kaki berkurang membuatnya menjadi dingin.
- Rambut rontok
Kurangnya zat besi dalam tubuh dapat mengganggu pertumbuhan sel-sel keratin yang dapat memicu rambut rontok secara berlebihan.
- Sering Infeksi
Zat besi merupakan zat yang dibutuhkan tubuh dalam membangun dan menjaga sistem kekebalan tubuh secara maksimal. Jika kekurangan zat besi, seseorang akan rentan terserang infeksi pada tubuhnya.
- Lidah Bengkak
Kurang dapat dapat memebuat organ-organ di seluruh tubuh kekurangan oksigen, termasuk lidah. Kondisi ini bisa menyebabkan lidah bengkak, meradang, bahkan terlihat licin dan pucat.