Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 12 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Food Coma, Kenapa Kita Sering Ngantuk Setelah Makan?
Kesehatan

Food Coma, Kenapa Kita Sering Ngantuk Setelah Makan?

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 12, 2026 5:36 am
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi mengantuk setelah makan
Ilustrasi mengantuk setelah makan (Foto: unsplash Vitaly Gariev)
SHARE

Rasa kenyang setelah makan terkadang datang bersama rasa kantuk. Baru saja selesai menyantap makanan, mata mulai terasa berat, tubuh terasa lebih rileks, dan konsentrasi pun ikut menurun.

Daftar isi Konten
  • Istilah Food Coma
  • Faktor Penyebab
  • Pengaruh dari Porsi Makan
  • Cara Mengurangi
  • Perlu Waspada

Kondisi seperti ini cukup umum dialami, terutama setelah makan dalam porsi besar.

Fenomena tersebut dikenal dengan istilah food coma. Meski namanya terdengar seperti kondisi serius, food coma sebenarnya merupakan istilah populer untuk menggambarkan rasa mengantuk dan lemas yang muncul setelah makan.

Dilansir dari laman Medically Reviewed (11 September 2025), berikut penjelasan bagaimana fenomena food coma bisa terjadi dalam tubuh manusia setelah makan.

Baca juga:
Survei AOM: 76 Persen Orang Tua Jadi yang Pertama Sadari… Orangtua ternyata jadi orang pertama yang sadar adanya perbedaan dalam tumbuh kembang…
Gratis! Cek Kondisi Jantung Pakai HeartVue di Surabaya, Bisa Sekaligus… Masyarakat Surabaya dan sekitarnya bisa lakukan pemeriksaan jantung gratis dalam ajang Internasional…
Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Dokter Ungkap Risiko Diabetes yang… Anggapan bahwa makanan dan minuman berlabel less sugar otomatis lebih aman dari…
  • Survei AOM: 76 Persen Orang Tua Jadi yang Pertama Sadari Anak Alami…
  • Gratis! Cek Kondisi Jantung Pakai HeartVue di Surabaya, Bisa Sekaligus Konsultasi Dokter
  • Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Dokter Ungkap Risiko Diabetes yang Sering Diabaikan

Istilah Food Coma

Food coma merupakan peningkatan rasa kantuk dan tubuh terasa lebih lamban untuk sementara waktu setelah makan. Rasa kantuk biasanya mulai terasa sekitar 30 menit hingga dua jam setelah makan dan dapat bertahan hingga tiga atau empat jam.

Istilah medisnya, postprandial somnolence, berasal dari tiga kata. “Post” berarti setelah, “prandial” berkaitan dengan makan, sedangkan “somnolence” berarti rasa mengantuk. Efek ini cenderung lebih kuat setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak atau tinggi energi.

Faktor Penyebab

Sinyal dari saluran pencernaan, perubahan zat yang beredar dalam darah seperti glukosa dan asam amino, serta perubahan pada jalur pengatur kewaspadaan di otak dapat berperan dalam munculnya rasa kantuk setelah makan.

Gen Z Sering Ngantuk di Siang Hari, dr Tirta Ungkap Penyebabnya

Selain itu, waktu makan juga bisa berpengaruh. Tubuh secara alami mengalami penurunan kewaspadaan pada awal hingga pertengahan sore.

Jika waktu tersebut berdekatan dengan jam makan siang, rasa kantuk setelah makan bisa terasa semakin kuat. Kualitas tidur pada malam sebelumnya juga dapat memengaruhi kondisi ini.

Pengaruh dari Porsi Makan

Porsi makanan juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Food coma cenderung lebih kuat setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dan tinggi energi.

Kemudian pola makan juga dapat berpengaruh terhadap rasa kantuk. Pola makan yang banyak mengandung lemak jenuh, gula atau biji-bijian olahan, serta daging olahan dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih buruk dan rasa kantuk pada siang hari yang lebih tinggi.

Cara Mengurangi

Rasa kantuk setelah makan umumnya tidak membutuhkan pengobatan khusus dan akan hilang dengan sendirinya. Namun, beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mengurangi rasa lelah setelah makan:

  • Atur porsi makan. Hindari makan dalam jumlah sangat banyak sekaligus. Pilih porsi yang lebih kecil tetapi tetap seimbang.
  • Perbanyak protein dan serat. Sertakan makanan yang mengandung protein dan serat, serta pilih sumber karbohidrat dengan indeks glikemik lebih rendah.
  • Berjalan kaki setelah makan. Jalan santai selama sekitar 10–30 menit setelah makan dapat membantu mengurangi rasa kantuk.
  • Tidur singkat jika memungkinkan. Jika rasa kantuk sulit ditahan, tidur singkat sekitar 20 menit dapat menjadi pilihan.
  • Cukupi waktu tidur malam. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam. Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih mudah lelah dan mengantuk pada siang hari.

Perlu Waspada

Sesekali merasa mengantuk setelah makan merupakan hal yang umum dan biasanya tidak menimbulkan masalah kesehatan serius. Namun, rasa kantuk yang sangat sering atau berlebihan perlu diperhatikan, terutama jika sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Yang perlu diingat, food coma saja tidak otomatis menjadi tanda diabetes. Rasa mengantuk sesekali setelah makan merupakan hal yang umum.

Namun, jika kondisi tersebut sering terjadi dan disertai gejala lain, pemeriksaan medis dapat membantu mengetahui penyebabnya.

Satu hal yang juga tidak boleh disepelekan adalah rasa kantuk saat harus berkendara. Jika mengantuk setelah makan, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk mengemudi atau mengoperasikan mesin karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Tag:Food ComaNgantuk Setelah MakanPorsi Makan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
1
Survei AOM: 76 Persen Orang Tua Jadi yang Pertama Sadari Anak Alami Neurodivergent
By Ani Ratnasari
Survei “Suara Orang Tua” yang dilakukan oleh Atelier of Minds (AOM)
2
Viral! Challenge Hafal Ayat Alquran Ditukar Miras di Booth Festival Musik, Ustaz Hilmi: Kelewatan
By Syifa Fauziah
Booth di acara festival musik yang menawarkan miras dengan syarat hafalan ayat surat Alquran.
3
Challenge Hafal Surah Alquran Hadiah Miras Bikin Geram, Siapapun yang Terlibat Harus Ditindak Tegas!
By Rika Pangesti
Anggota Komisi VIII DPR sekaligus Ketua DPP PAN Sigit Purnomo alias Pasha.
4
Ojol Bakal Berstatus UMKM, Bukan Pekerja Formal! Begini Nasib Bonus hingga THR Driver
By Rika Pangesti
Ilustrasi pengemudi ojek daring siap mengantar penumpang di Lebak Bulus, Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Survei “Suara Orang Tua” yang dilakukan oleh Atelier of Minds (AOM)
Kesehatan

Survei AOM: 76 Persen Orang Tua Jadi yang Pertama Sadari Anak Alami Neurodivergent

Orangtua ternyata jadi orang pertama yang sadar adanya perbedaan dalam tumbuh kembang…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Ilustrasi cek kesehatan medis.
Kesehatan

Gratis! Cek Kondisi Jantung Pakai HeartVue di Surabaya, Bisa Sekaligus Konsultasi Dokter

Masyarakat Surabaya dan sekitarnya bisa lakukan pemeriksaan jantung gratis dalam ajang Internasional…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Ilustrasi Label Less Sugar
Kesehatan

Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Dokter Ungkap Risiko Diabetes yang Sering Diabaikan

Anggapan bahwa makanan dan minuman berlabel less sugar otomatis lebih aman dari…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi ruang IGD
Kesehatan

Pasien BPJS Tak Langsung Ditangani di IGD? Kenali Empat Warna Triase dan Urutan Prioritasnya

Kasus curhatan pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan lama menunggu ruang rawat…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up