Pemerintah akan membangun dan merenovasi 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pembangunan tersebut ditujukan untuk memperkuat sistem surveilans kesehatan nasional agar pemerintah lebih cepat mendeteksi dan merespons ancaman penyakit.
Budi menjelaskan keberadaan Labkesmas menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat sistem deteksi dini terhadap patogen, baik virus maupun bakteri.
Menurut dia, pengalaman pandemi Covid-19 menunjukkan pentingnya kapasitas laboratorium dalam mengetahui penyebaran penyakit.
Kalau Saudara-saudara ingat dulu saat Covid, kita kesulitan sekali melakukan tes diagnostik PCR. Karena kita tidak ada alatnya sehingga tidak tahu virusnya itu sampai mana, kenanya ke siapa, dan sulit sekali mendapatkan aksesnya untuk tracing dan tracking-nya,”
ujar Menkes Budi dalam Konferensi Pers RAPBN & Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat DJP, Jumat, 14 Agustus 2026.
Karena itu, pemerintah akan membangun Labkesmas di kabupaten/kota yang belum memilikinya sekaligus merenovasi laboratorium yang sudah tersedia.
Upaya tersebut diharapkan membuat seluruh daerah memiliki kemampuan pemeriksaan dan pemantauan penyakit yang lebih merata.
Sehingga dengan demikian kita juga membantu memperkuat surveillance system-nya. Kayaknya ini radar system-nya kita, cuma musuhnya bukan musuh manusia, tapi musuhnya adalah patogen. Bisa virus atau bakteri,”
tambah Budi.
Revitalisasi Labkesmas
Budi menegaskan pembangunan dan revitalisasi Labkesmas diarahkan agar seluruh kabupaten/kota memiliki sistem surveilans kesehatan yang modern.
Dengan begitu, pemerintah dapat meningkatkan kemampuan mendeteksi potensi ancaman kesehatan sejak dini.
Ini nanti akan kita bangun yang belum ada kabupaten/kotanya dan kita akan renovasi yang sudah memiliki. Jadi nantinya seluruh kabupaten/kota akan memiliki sistem surveillance kesehatan yang canggih dan modern,”
katanya.
Program pembangunan Labkesmas tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat infrastruktur layanan kesehatan di daerah. Selain 514 Labkesmas, pemerintah juga menyiapkan renovasi 10.000 Puskesmas serta revitalisasi lanjutan 441 RSUD di seluruh kabupaten/kota.




















