Asam lambung yang naik dapat menimbulkan sejumlah keluhan, mulai dari rasa panas atau terbakar di dada, nyeri ulu hati, mual, hingga munculnya rasa asam atau pahit di mulut.
Kondisi ini dapat terasa semakin mengganggu ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang menjadi pemicunya.
Karena itu, penderita asam lambung perlu lebih memperhatikan pilihan minuman sehari-hari. Bukan hanya soal rasa, jenis minuman, kandungan kafein, kadar lemak, tingkat keasaman, hingga tambahan gula juga perlu dipertimbangkan.
Melansir dari laman Naked Press pada 30 Februari 2025, hal terpenting bagi penderita asam lambung adalah mencukupi kebutuhan cairan tanpa memilih minuman yang justru memicu atau memperburuk gejala.
Sementara itu, beberapa minuman seperti kopi, minuman bersoda, minuman beralkohol, serta minuman yang terlalu asam dapat memicu gejala pada sebagian orang.
Namun, pemicu asam lambung bisa berbeda-beda pada setiap orang. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.
Jenis Minuman Aman
Lantas, apa saja minuman yang dapat menjadi pilihan bagi penderita asam lambung?
1. Air Putih
Minuman ini tidak mengandung kafein, lemak, maupun gula tambahan sehingga umumnya menjadi pilihan yang lebih aman bagi penderita asam lambung. Saat gejala muncul, kamu juga dapat minum air putih secukupnya.
2. Jus Sayuran Hijau
Sayuran seperti bayam, selada, atau seledri dapat diolah menjadi jus dan dikombinasikan dengan buah yang rasanya tidak terlalu asam. Agar lebih ramah untuk penderita asam lambung, sebaiknya hindari tambahan gula dalam jumlah berlebihan. Rasa manis dapat diperoleh dari buah yang digunakan sebagai campuran.
3. Teh Jahe
Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan beberapa keluhan pencernaan, seperti mual. Kamu dapat membuat teh jahe dengan menyeduh beberapa iris jahe menggunakan air hangat. Hindari menambahkan gula terlalu banyak.
4. Teh Hitam
Kafein dapat menjadi pemicu gejala GERD pada sebagian orang. Karena itu, teh hitam tidak bisa disebut sebagai minuman yang pasti aman untuk semua penderita asam lambung. Jika setelah minum teh hitam muncul rasa panas di dada, nyeri ulu hati, atau gejala lainnya, sebaiknya batasi konsumsinya.
5. Plant-Based Milk
Susu juga dapat menjadi pilihan minuman, tetapi jenisnya perlu diperhatikan. Produk susu tinggi lemak dapat memperburuk gejala refluks pada sebagian orang. Sebagai alternatif, kamu dapat memilih plant-based milk seperti susu kedelai, susu oat, atau susu almond. Pilih produk yang rendah lemak dan tidak mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.
6. Jus Wortel
Wortel dapat diolah menjadi jus sebagai salah satu cara untuk menambah asupan sayuran. Rasanya yang cenderung manis juga memungkinkan wortel dipadukan dengan buah lain tanpa harus menambahkan banyak gula.
Kamu bisa membuat jus wortel dengan tambahan apel atau bahan lain yang sesuai dengan toleransi tubuh. Jika memiliki masalah asam lambung, hindari mencampurkannya dengan buah yang diketahui sering memicu gejala, seperti jeruk.
7. Jus Buah Bit
Buah bit juga dapat diolah menjadi jus. Agar rasanya lebih ringan, bit dapat dicampur dengan bahan lain seperti mentimun atau semangka.
8. Jus Semangka
Semangka memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Buah ini juga memiliki rasa manis alami sehingga dapat diolah menjadi jus tanpa harus menambahkan banyak gula.
9. Jus Melon
Selain semangka, melon juga merupakan buah dengan kandungan air yang cukup tinggi. Buah ini dapat dikonsumsi langsung ataupun diolah menjadi jus.
10. Air Kelapa
Air kelapa dapat menjadi pilihan minuman karena mengandung air dan sejumlah elektrolit, termasuk kalium. Minuman ini juga memiliki rasa manis alami sehingga tidak selalu membutuhkan tambahan gula.
11. Jus Seledri
Seledri memiliki kandungan air yang cukup tinggi dan dapat diolah menjadi jus. Minuman ini juga dapat dikombinasikan dengan bahan lain yang rasanya tidak terlalu asam.
Perhatikan Pemicu
Pada dasarnya, tidak ada satu minuman yang pasti cocok untuk semua penderita asam lambung. Respons tubuh terhadap makanan dan minuman dapat berbeda-beda.
Karena itu, selain memilih minuman yang lebih ringan, penting untuk memperhatikan pola makan dan kebiasaan sehari-hari. Batasi minuman yang terbukti memicu gejala, terutama jika keluhan muncul berulang kali setelah mengonsumsinya.
Jika gejala asam lambung sering kambuh, terasa berat, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Jus Buah (Foto: Unsplash/Alex Lvrs)






