Anggapan minum air es bisa membuat tubuh gemuk masih dipercaya sebagian masyarakat. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan anggapan tersebut merupakan mitos.
Budi menjelaskan air putih murni tidak mengandung kalori sehingga tidak secara langsung menyebabkan penumpukan lemak atau membuat berat badan bertambah.
Hal itu disampaikan Budi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @bgsadikin. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak salah kaprah membedakan air es dengan minuman manis yang juga biasa disajikan dalam kondisi dingin.
“Air es murni itu tidak punya kalori sama sekali. Tubuh kalian aman, mau minum banyak pun tidak akan jadi lemak,”
kata Budi, dikutip pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Si Manis
Persoalan justru muncul ketika minuman dingin yang dikonsumsi mengandung tambahan gula. Ia mencontohkan es kopi susu, es sirup, maupun es teh manis.
“Tumpukan gula di minuman itulah yang diserap jadi lemak dan diam-diam menaikkan risiko diabetes,”
ujar dia.
Budi pun mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan jenis minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Rasa dingin pada minuman bukan faktor yang membuat seseorang menjadi gemuk, melainkan kandungan gula dan kalori tambahan.
Ia juga menyarankan masyarakat memilih air putih sebagai minuman sehari-hari karena tidak memberikan tambahan kalori. Air putih murni dapat dikonsumsi dalam kondisi dingin maupun pada suhu lain.
“Kalau cari minuman yang paling enak, segar, dan pastinya ramah di kantong air es murni adalah jawabannya. Ayo kurangi jajan es yang manis-manis,”
ucap dia.






