Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat, khususnya anak muda, membiasakan diri memilih tangga ketimbang lift saat beraktivitas. Kebiasaan sederhana tersebut bisa menjadi cara mudah untuk tetap aktif di tengah rutinitas kerja yang banyak dihabiskan dengan duduk.

Budi bahkan menyebut anak muda yang memilih naik tangga saat hendak masuk kantor sebagai sosok yang “keren” dan “kalcer”.

“Mau ngantor, biasanya pada mending naik lift apa tangga nih? Kalau kalian udah membiasakan diri naik tangga, kata gue sih keren. Lo kalcer banget,”

kata Budi dalam unggahan di akun Instagram @bgsadikin, dikutip pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Budi mengatakan tangga sebenarnya merupakan “alat olahraga gratis” yang setiap hari mudah ditemui. Namun, kebiasaan tersebut kerap diabaikan karena masyarakat lebih memilih menggunakan lift agar tidak lelah atau kehabisan napas.

“Tiap hari sebenarnya kita selalu ngelewatin alat olahraga gratis, yaitu si tangga. Sayangnya, karena kebanyakan mager dan males ngos-ngosan, akhirnya kita lebih milih antre lift,”

ujar dia.

Bakar

Naik tangga dapat membantu membakar lebih banyak kalori dibandingkan berjalan di permukaan datar. Aktivitas tersebut juga dapat menjadi pilihan bagi pekerja yang sehari-hari lebih banyak duduk di depan meja.

“Padahal faktanya, naik tangga itu bisa membakar kalori kira-kira dua kali lipat lebih banyak dibanding jalan datar biasa, sekitar 8 sampai 10 kalori per menit,”

ucap Budi.

Ia mencontohkan pekerja kantoran tidak perlu langsung beraktivitas fisik secara berlebihan. Naik tangga hingga empat lantai saja dapat menjadi aktivitas tambahan untuk membantu membakar kalori.

“Buat yang kerjanya duduk terus, naik 4 lantai aja udah lumayan banget tuh buat bakar kalori,”

ujar dia.

“Bonusnya juga banyak seperti jantung jadi lebih kuat, otot kita terlatih, dan percaya deh, kerjaan juga jadi lebih fokus karena aliran darah lancar,”

lanjut dia.

Konsisten

Budi pun mengajak masyarakat memanfaatkan tangga dalam berbagai aktivitas, termasuk ketika menggunakan transportasi umum maupun saat hendak masuk kantor.

Ia mengingatkan agar aktivitas tersebut dilakukan secara bertahap, terutama bagi mereka yang belum terbiasa.

“Mulai sekarang, entah itu pas naik transportasi umum sampai mau masuk ke kantor, selama lutut kalian sehat, plis pilih naik tangga, ya. Nggak usah langsung ekstrem. Mulai pelan-pelan satu atau dua lantai dulu aja. Yang paling penting itu konsisten!”

kata Budi.