Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

Menkes Ungkap Cara Hemat Odol: Cukup Sebiji Polong, Jangan Langsung Kumur

Anjuran menggunakan pasta gigi secukupnya juga bisa menjadi kabar baik bagi siapa pun yang ingin berhemat.

Ilustrasi pasta gigi dan sikat gigi.
Ilustrasi pasta gigi dan sikat gigi. (Pixabay/ha11ok)

Kebiasaan anak kos memeras kemasan pasta gigi hingga tetes terakhir, bahkan menggunting kemasan demi mengambil sisa odol, ternyata sejalan dengan anjuran medis.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat bahwa tidak perlu banyak menggunakan pasta gigi. Sebab pasta gigi berfluoride untuk orang dewasa cukup digunakan sebesar biji polong.

Takaran “sebiji” berbeda dari kebiasaan yang sering terlihat dalam iklan: pasta gigi dioleskan memanjang hingga memenuhi seluruh permukaan bulu sikat.

Iklan

“Siapa di sini yang kalau sikat gigi, odolnya masih ditaruh full sepanjang bulu sikat? No no ya! Padahal, pakai pasta gigi itu cukup seukuran biji polong aja buat orang dewasa,”

kata Budi dalam unggahan Instagram @bgsadikin, yang dikutip pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Penggunaan pasta gigi dalam jumlah banyak bukan berarti membuat gigi semakin bersih. Masyarakat perlu lebih memperhatikan teknik menyikat gigi dan memilih pasta gigi yang mengandung fluoride.

Fluoride berperan membantu memperkuat enamel atau lapisan terluar gigi sekaligus melindungi dari risiko berlubang. Penggunaan pasta gigi tetap penting, tetapi jumlahnya tidak perlu berlebihan.

Jangan Langsung Kumur

Selain mengingatkan soal takaran pasta gigi, Budi juga menyoroti kebiasaan yang kerap dilakukan setelah menyikat gigi, yakni berkumur dengan banyak air.

Padahal, kebiasaan tersebut dapat membilas fluoride yang masih tertinggal di permukaan gigi. Akibatnya, perlindungan dari kandungan tersebut berpotensi tidak optimal.

“Nah, yang ketiga ini paling sering salah: habis sikat gigi kurang lebih 2 menit, cukup diludahkan saja. Jangan langsung kumur pakai air banyak-banyak, karena nanti fluoride keburu kebilas dan nggak bekerja maksimal,”

jelas dia.

Budi juga mengingatkan pentingnya menyikat gigi dua kali sehari, terutama sebelum tidur malam. Saat tidur, produksi air liur berkurang sehingga perlindungan alami di dalam mulut ikut menurun.

Jika gigi tidak dibersihkan sebelum tidur, sisa makanan dan plak yang menempel dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Tak Perlu Boros

Anjuran menggunakan pasta gigi secukupnya juga bisa menjadi kabar baik bagi siapa pun yang ingin berhemat, termasuk anak kos yang terbiasa menghabiskan sisa odol dari kemasan.

Dalam unggahan lain, Budi menjelaskan bahwa satu kemasan pasta gigi seberat 225 gram dapat digunakan berkali-kali jika takaran sesuai anjuran.

“Secara medis, takaran pasta gigi yang benar untuk orang dewasa itu cukup seukuran biji polong,”

ujar Budi. 

Penggunaan pasta gigi tetap perlu disesuaikan dengan usia. Takaran untuk anak-anak tidak sama dengan orang dewasa sehingga anjuran sebesar biji polong tidak bisa diterapkan secara seragam kepada semua kelompok umur.

Selain menyikat gigi dengan teknik yang benar, masyarakat juga dianjurkan memeriksakan kesehatan gigi secara berkala ke fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas.

Iklan