Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

1,6 Juta Orang Terindikasi Gangguan Penglihatan dari 34 Juta Pemeriksaan Mata

Sebanyak 1,6 juta orang terindikasi mengalami gangguan penglihatan dari 34 juta orang yang telah menjalani pemeriksaan mata melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan

Seorang aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pemeriksaan kesehatan mata menggunakan alat autorefraktor dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung
Seorang aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pemeriksaan kesehatan mata menggunakan alat autorefraktor dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom.)

Sebanyak 1,6 juta orang terindikasi mengalami gangguan penglihatan dari 34 juta orang yang telah menjalani pemeriksaan mata melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Temuan ini menunjukkan perlunya deteksi dini untuk mengidentifikasi masalah kesehatan mata di masyarakat.

Berdasarkan data Kemenkes, jumlah orang yang terindikasi mengalami gangguan penglihatan tersebut setara dengan sekitar 4,7 persen dari total orang yang telah menjalani pemeriksaan mata melalui program CKG.

Iklan

Mencegah Gangguan Penglihatan

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pemeriksaan mata perlu dilakukan sejak dini untuk mencegah gangguan penglihatan berkembang tanpa disadari.

Jangan tunggu sampai mata kita terasa berat, kabur, atau menyakitkan. Jagalah organ pertama yang bekerja untuk kita setiap hari,” ujar

Dante dalam kegiatan peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2026 di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (15/10).

Menurut Dante, persoalan gangguan penglihatan juga menjadi tantangan kesehatan global. Secara global, diperkirakan 1,1 miliar orang mengalami gangguan penglihatan yang belum tertangani.

Dari jumlah tersebut, 90 persen kasus disebut dapat dicegah atau diobati.

Untuk mencegah gangguan penglihatan, masyarakat diimbau membiasakan pemeriksaan mata secara berkala dan menjaga kesehatan mata saat menggunakan perangkat digital.

Salah satu langkah yang dianjurkan adalah aturan 20-20-20, yakni mengistirahatkan mata selama 20 detik setiap 20 menit menatap layar dengan melihat objek sejauh 20 kaki atau sekitar enam meter,”

tandasnya.

Iklan