Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

Benarkah Mandi Malam Bikin Rematik? Cek Fakta Kesehatan Ini

Mandi malam masih sering dianggap sebagai salah satu penyebab rematik. Anggapan ini bahkan membuat sebagian orang memilih menunda mandi hingga keesokan pagi karena khawatir mengalami nyeri sendi.

Ilustrasi saat seseorang dannya merasa pegal
Ilustrasi saat seseorang dannya merasa pegal (Foto: Magnific/azerbaijan_stockers)

Mandi malam masih sering dianggap sebagai salah satu penyebab rematik. Anggapan ini bahkan membuat sebagian orang memilih menunda mandi hingga keesokan pagi karena khawatir mengalami nyeri sendi.

Namun, benarkah mandi malam dapat menyebabkan rematik? Secara medis, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kebiasaan mandi pada malam hari merupakan penyebab langsung penyakit rematik.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut terkait fakta mandi malam menurut medis, dilansir dari laman Alodokter, 7 April 2026.

Iklan

Dikaitkan dengan Rematik

Anggapan tersebut kemungkinan berkaitan dengan keluhan nyeri atau kekakuan sendi yang dialami sebagian orang ketika terpapar suhu dingin.

Rematik sendiri merupakan istilah umum untuk berbagai gangguan yang menyerang sendi dan jaringan di sekitarnya.

Salah satunya adalah rheumatoid arthritis, yakni penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi.

Menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS), rheumatoid arthritis dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk genetik, lingkungan, dan respons sistem kekebalan tubuh.

Mandi malam bukan termasuk penyebab langsung penyakit tersebut.

Apakah Aman?

Mandi malam pada dasarnya aman dilakukan selama kondisi tubuh memungkinkan dan suhu air disesuaikan dengan kenyamanan.

Bagi seseorang yang mudah merasa kaku atau nyeri ketika terkena air dingin, penggunaan air hangat dapat menjadi pilihan.

Air hangat juga dapat membantu meredakan kekakuan otot dan sendi untuk sementara waktu. Meski begitu, manfaat tersebut tidak berarti mandi air hangat dapat menyembuhkan penyakit rematik.

Tidak ada pula batasan jam tertentu yang secara medis membuat aktivitas mandi otomatis menjadi penyebab gangguan persendian.

Kenali Gejala Rematik

Daripada menghindari mandi malam, masyarakat sebaiknya lebih memperhatikan gejala gangguan sendi yang mungkin muncul.

Beberapa gejala rheumatoid arthritis yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Nyeri dan pembengkakan pada persendian.
  • Sendi terasa kaku, terutama setelah bangun tidur.
  • Persendian terasa hangat ketika disentuh.
  • Tubuh mudah lelah.
  • Keluhan terjadi pada beberapa sendi, termasuk kedua sisi tubuh.

Apabila keluhan berlangsung terus-menerus atau mengganggu aktivitas sehari-hari, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Sebab, mandi malam bukanlah kebiasaan yang terbukti menyebabkan rematik. Rasa nyeri yang muncul setelah terkena air dingin juga tidak bisa langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan seseorang mengalami penyakit tersebut.

Iklan