Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

Kenali Ciri Gigitan Tungau dan Obatnya, Jangan Asal Garuk saat Kulit Mulai Gatal

Tungau memiliki banyak jenis dan tidak semuanya menggigit manusia. Beberapa jenis dapat menyebabkan iritasi kulit

Ilustrasi saat tubuh terasa gatal
Ilustrasi saat tubuh terasa gatal (Foto: Magnific)

Rasa gatal yang muncul tiba-tiba setelah tidur sering kali dianggap sebagai gigitan nyamuk biasa. Padahal, munculnya bentol kemerahan pada kulit juga bisa berkaitan dengan tungau, hewan berukuran sangat kecil yang kerap tidak terlihat oleh mata telanjang.

Tungau memiliki banyak jenis dan tidak semuanya menggigit manusia. Beberapa jenis dapat menyebabkan iritasi kulit, sementara tungau Sarcoptes scabiei dapat masuk ke lapisan kulit dan menyebabkan penyakit skabies atau kudis.

Meski sama-sama menimbulkan gatal, penanganan gigitan tungau dan skabies tidak selalu sama. Oleh karena itu, penting mengenali ciri-cirinya sebelum menggunakan obat, dilansir dari laman Cleveland Clinic, 7 Juni 2022.

Iklan

Ciri-Ciri Terkena Tungau

Reaksi kulit akibat tungau dapat berbeda-beda, tergantung jenis tungau dan respons tubuh seseorang. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan meliputi:

·    Muncul bentol kecil berwarna merah.

·     Kulit terasa sangat gatal.

·    Timbul ruam atau iritasi di area tertentu.

·    Terdapat bekas garukan akibat rasa gatal berlebihan.

·    Pada skabies, gatal biasanya semakin parah pada malam hari.

Skabies juga dapat menimbulkan garis-garis kecil menyerupai terowongan pada kulit, terutama di sela jari, pergelangan tangan, lipatan tubuh, dan sekitar pinggang.

Namun, bentol merah saja tidak cukup untuk memastikan seseorang terkena tungau karena gejalanya bisa menyerupai gigitan serangga lain atau dermatitis.

Obat untuk Gigitan Tungau

Pengobatan gigitan tungau bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan reaksi kulit. Untuk gigitan tungau yang tidak masuk ke dalam kulit, penanganan umumnya berfokus pada pengurangan rasa gatal dan peradangan. Beberapa pilihan penanganannya meliputi:

1.    Losion calamine. Dapat membantu meredakan rasa gatal dan memberikan sensasi nyaman pada kulit yang mengalami iritasi ringan.

2.   Krim hydrocortisone 1%. Krim kortikosteroid ringan ini dapat membantu mengurangi kemerahan dan peradangan akibat gigitan. Penggunaannya perlu mengikuti petunjuk apoteker atau dokter.

3.   Obat antihistamin. Antihistamin seperti cetirizine dapat membantu meredakan reaksi gatal. Namun, obat ini tidak membunuh tungau penyebab skabies.

4.   Krim permethrin 5%. Berbeda dengan obat pereda gatal, permethrin 5% digunakan untuk membunuh tungau penyebab skabies.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), krim ini umumnya dibiarkan pada kulit selama 8–14 jam sebelum dibilas. Pengobatan mungkin perlu diulang sekitar satu minggu kemudian sesuai petunjuk dokter.

Cara Meredakan Gatal

Selain menggunakan obat yang sesuai, terdapat beberapa langkah sederhana untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat gigitan tungau.

Bersihkan area kulit menggunakan air dan sabun, kemudian kompres dingin selama beberapa menit. Hindari menggaruk bentol karena dapat menyebabkan luka terbuka dan meningkatkan risiko infeksi bakteri. Pastikan pula pakaian, seprai, dan handuk dibersihkan secara rutin.

Apabila seseorang terdiagnosis skabies, pencucian kain menggunakan air panas dan pengeringan bersuhu tinggi. Suhu lebih dari 50 derajat Celsius selama 10 menit diketahui mampu membunuh tungau skabies beserta telurnya.

Bisa Menular

Tidak semua masalah kulit akibat tungau bersifat menular. Namun, skabies dapat menyebar melalui kontak kulit yang erat dan berkepanjangan dengan orang yang terinfestasi.

World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa anggota keluarga yang tinggal bersama penderita skabies perlu mendapatkan penanganan secara bersamaan untuk mencegah penularan berulang, termasuk ketika belum menunjukkan gejala.

Perlu diketahui, tungau debu rumah yang sering ditemukan pada kasur dan bantal tidak menggigit manusia. Tungau jenis ini lebih berkaitan dengan reaksi alergi.

Hindari menggunakan insektisida rumah tangga secara langsung pada kulit karena produk tersebut bukan obat untuk mengatasi skabies. 

Iklan