Pelari yang mengalami nyeri dada, sesak napas tidak wajar, pusing berat, atau pandangan menggelap saat mengikuti perlombaan harus segera menghentikan aktivitas dan mencari pertolongan medis.
Epidemiolog Dicky Budiman mengingatkan, peserta tidak boleh memaksakan diri demi mencapai garis finis ketika tubuh menunjukkan tanda bahaya.
Kenali batas diri, jangan mengejar target waktu atau gengsi, karena apalagi saat tubuh tidak fit, juga harus berhenti dan minta bantuan kalau muncul nyeri atau rasa tertekan di dada, sesak yang tidak wajar, pusing berat, pandangan gelap, jantung berdebar tidak teratur, mual hebat, bingung, atau berhenti berkeringat,”
kata Dicky kepada Owrite, Senin, 26 Oktober 2026.
Dicky menegaskan, gejala tersebut tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa. Nyeri atau tekanan di dada, sesak napas yang tidak wajar, pusing, serta detak jantung tidak teratur dapat mengindikasikan masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan segera.







