Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Kesehatan

Sering Mengalami Mata Kering saat Main HP atau Kerja di Depan Komputer? Ini Solusinya…

Artificial tears atau air mata buatan membantu menjaga kelembapan mata dan meredakan gejala mata kering, perih, serta sensasi seperti berpasir jika digunakan dengan benar.

Ilustrasi penggunaan artificial tears.
Ilustrasi penggunaan artificial tears (Foto: Magnific/jcomp)

Menatap layar komputer atau ponsel terlalu lama dapat membuat mata terasa kering, perih, hingga seperti berpasir.

Kondisi ini salah satunya berkaitan dengan berkurangnya frekuensi berkedip saat seseorang fokus melihat layar.

Salah satu produk yang kerap digunakan untuk mengatasi keluhan tersebut adalah artificial tears atau air mata buatan.

Iklan

Meski tersedia dalam bentuk obat tetes mata, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi mata agar manfaatnya optimal.

Artificial Tears

Melansir dari laman Jakarta Eye Center, 26 Desember 2025, artificial tears merupakan tetes mata yang diformulasikan untuk membantu menggantikan atau melengkapi lapisan air mata alami sehingga permukaan mata tetap lembap.

Produk ini umumnya mengandung bahan pelumas seperti carboxymethylcellulose, hypromellose, atau sodium hyaluronate yang membantu mempertahankan kelembapan permukaan mata.

Berbeda dengan obat tetes untuk mengatasi mata merah, artificial tears berfokus pada pelumasan dan mengurangi ketidaknyamanan akibat mata kering.

Fungsi untuk Mata

Artificial tears memiliki sejumlah manfaat, terutama bagi seseorang yang mengalami gangguan kelembapan pada permukaan mata. Beberapa fungsinya meliputi:

  • Membantu meredakan sensasi kering, perih, dan seperti berpasir.
  • Menjaga kelembapan permukaan mata.
  • Mengurangi ketidaknyamanan akibat paparan udara kering atau pendingin ruangan.
  • Membantu meredakan iritasi ringan yang berkaitan dengan mata kering.
  • Melengkapi lapisan air mata alami agar permukaan mata tetap terlindungi.

Meski demikian, artificial tears tidak ditujukan untuk menyembuhkan seluruh penyakit mata, termasuk infeksi atau gangguan penglihatan tertentu.

Mengurangi Mata Kering

Dalam sebuah penelitian berjudul Artificial Tears: A Systematic Review yang diterbitkan pada 2023 menganalisis 64 artikel penelitian mengenai efektivitas air mata buatan.

Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan artificial tears secara rutin sekitar empat kali sehari memiliki bukti yang baik dalam membantu memperbaiki gejala mata kering dalam waktu satu bulan.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa artificial tears bukan sekadar memberikan sensasi segar sementara, tetapi juga berperan dalam penanganan gejala mata kering.

Cara Pakai yang Benar

Penggunaan obat tetes mata perlu dilakukan secara higienis agar tidak menyebabkan kontaminasi pada produk. Berikut langkah penggunaannya:

  1. Cuci tangan menggunakan sabun sebelum memegang botol.
  2. Lepaskan lensa kontak terlebih dahulu, kecuali produk memang dinyatakan aman digunakan bersama lensa kontak.
  3. Dongakkan kepala sedikit dan arahkan pandangan ke atas.
  4. Tarik perlahan kelopak mata bagian bawah.
  5. Teteskan obat sesuai petunjuk kemasan atau anjuran dokter, umumnya satu tetes.
  6. Hindari ujung botol menyentuh mata, bulu mata, atau jari.
  7. Pejamkan mata perlahan selama sekitar satu menit.

Apabila menggunakan lebih dari satu jenis obat tetes mata, berikan jeda sekitar 3–5 menit atau sesuai petunjuk dokter.

Aman Dipakai Setiap Hari

Artificial tears umumnya aman digunakan setiap hari sesuai kebutuhan. Namun, penting untuk memperhatikan kandungan pengawet di dalamnya.

Penggunaan artificial tears dengan pengawet lebih dari empat kali sehari dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko iritasi pada sebagian pengguna.

Sementara itu, produk berlabel preservative-free atau tanpa pengawet lebih direkomendasikan bagi seseorang yang membutuhkan tetes mata secara rutin dengan frekuensi tinggi.

Jika mata tetap terasa kering meskipun sudah menggunakan artificial tears, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter mata untuk mengetahui penyebabnya.

Keluhan berupa nyeri berat, penurunan penglihatan, atau mata merah yang memburuk juga tidak boleh hanya ditangani dengan tetes pelumas.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis, penulis, dan peneliti asal Indonesia lulusan Universitas Esa Unggul.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar