Suara sirine mendadak menggema, mata para pedagang keliling langsung tertuju dengan rombongan mobil polisi yang baru sampai, sehingga membuat mereka langsung berdiri tegak.
Dari dalam mobil keluar rombongan polisi dengan pangkat bintang hingga melati di kerahnya, kedatangannya langsung disambut oleh warga.
Tanpa basa basi, Jenderal Polri Bintang dua ikut duduk ngemper seraya mengajak anak buah dan pedagang keliling yang ada.
Di hadapan pedagang starling, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menjelaskan keinginannya untuk mengajak mereka sebagai mitra menjaga Ibu Kota.
“Saya berharap bapak dan ibu di sini bisa membantu kami dalam bertugas. Program Jaga Jakarta+ terdiri dari empat pilar yaitu Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah,” ujar Irjen Pol Asep.
Lanjutnya, pedagang starling memiliki peran strategis dari program yang digagasnya tersebut, sebagai mata dan telinga aparat kepolisian.
Irjen Pol Asep ingin menjadikan pedagang straling sebagai mitranya bekerja sama menjaga wilayah hukum Kota Jakarta.
“Bagi temen-temen pedagang yang memiliki handphone, apabila ada kejadian atau kejahatan, silahkan direkam dan dilaporkan kepada kami. Kami akan memberikan reward sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya.
Kegiatan berlanjut dengan makan siang, disini terlihat tanpa adanya sekat antara aparat kepolisian dengan para pedagang.
Canda gurau sesekali terlontar dari para pedagang dan anggota kepolisian, bahkan selesai makan siang, anggota kepolisian tersebut juga menikmati kopi khas starling.
Salah satu pedagang langsung meracik kopi hitam sachet dari atas sepedanya. Aroma kopi hitam yang khas tak tertahankan bagi Kapolda Metro Jaya dan anak buahnya ingin meminumnya sebelum kopi tersebut dingin.