Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tidak ingin ada lagi kasus perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah.
Hal itu disampaikan pasca kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta yang diduga terkait adanya perundungan antar pelajar.
Jadi yang paling utama yang bersifat perundungan atau bullying tidak boleh terulang kembali,”
Pramono Anung, saat ditemui di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Menurut Pramono, tindakan perundungan seperti itu tidak hanya berdampak kepada korban, tapi juga pelaku. Bahkan, bisa menimbulkan tragedi serupa






