Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 17 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tantangan Jakarta Target 100 Persen Layanan Air Bersih, Ini Kata Pengamat
Megapolitan

Tantangan Jakarta Target 100 Persen Layanan Air Bersih, Ini Kata Pengamat

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: November 18, 2025 11:52 am
Syifa Fauziah
Ivan
Share
ilustrasi, air bersih Pam Jaya
Foto: Instagram pamjaya_dki
SHARE

Pengamat Lingkungan dan Perkotaan, Yayat Supriatna menilai bahwa target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencapai 100% layanan air bersih perlu diapresiasi.

Namun, ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan pada targetnya, melainkan bagaimana realisasi target tersebut dapat diwujudkan.

Tantangan terbesar justru terletak pada kondisi lingkungan Jakarta yang padat dan kumuh.

Menurut Yayat, kawasan padat menghadirkan kesulitan tersendiri karena sistem jaringan perpipaan harus menembus permukiman warga yang sangat rapat.

Sistemnya juga agak susah karena sistem jalan lingkungan tidak mendukung,”

Yayat saat dihubungi Owrite.id melalui pesan singkat, Senin (17/11/2025).

Yayat menjelaskan jika pada permukiman formal pemasangan jaringan relatif memungkinkan, maka untuk kawasan informal yang padat, konsep jaringan perpipaan harus diperjelas.

Pemerintah perlu menentukan sistem perpipaan seperti apa yang bisa dikembangkan di wilayah-wilayah tersebut.

Saat ini pendekatan sistem komunal sudah jarang diterapkan. Pemerintah lebih menargetkan layanan air bersih pada level rumah tangga. Karena itu, jika Jakarta mampu mencapai target 100% air bersih, 100% sanitasi, serta nol kawasan kumuh, maka itu akan menjadi capaian yang sangat baik,”

Yayat.

Namun, menurut Yayat kondisi perwilayahan perlu diperhatikan, terutama Jakarta Utara. Kawasan pesisir Jakarta Utara adalah contoh wilayah yang sangat sulit mendapatkan air bersih. Selain akses yang minim, kondisi air tanah juga telah terkontaminasi intrusi air laut.

Pemukimannya juga cukup padat bahkan sanitasi masih banyak yang BAB di luar, di sembarang tempat,”

Yayat.

Karena itu, penguatan sistem penanganan lingkungan harus menjadi prioritas, terutama pada kawasan kritis, rawan bencana, dan daerah rawa atau wilayah yang sering mengalami rob.

Penanganan di wilayah rob, menurut Yayat, merupakan tantangan besar yang tidak mudah diselesaikan.

Selain itu, wilayah yang rentan dengan penduduk padat perlu dipetakan kembali agar penanganannya lebih tepat sasaran,”

Yayat.

Meskipun target cakupan air bersih di Jakarta penting, menurut Yayat persoalan terbesar sebenarnya adalah ketersediaan pasokan air. Ia menegaskan selama ini Jakarta sangat bergantung pada Waduk Jatiluhur.

Sementara itu, suplai dari Waduk Karian di Banten belum jelas kapan dapat diandalkan. Jika permintaan terus meningkat sementara suplai terbatas, maka target 100% layanan air bersih akan sulit tercapai,”

Pengamat Lingkungan dan Perkotaan.

Menurut Yayat yang menjadi pekerjaan rumah adalah apakah daya dukung air baku Jakarta bisa mensuplai 10 juta penduduknya.

Berapa kebutuhan per liternya per kubiknya di masyarakat bagaimana nanti pola subsidi yang bisa terjadi. Karena tidak semua orang mampu untuk membayar air bersih,”

Yayat.

Ia berharap Jakarta dapat memiliki setidaknya dua sumber air baku yang dapat menjadi penopang kebutuhan air bersih warga.

Dengan demikian, target besar Pemprov DKI dapat lebih mungkin diwujudkan secara berkelanjutan,”

Pengamat Lingkungan dan Perkotaan.
Tag:DKI JakartaLayanan Air BersihYayat Supriatna
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral Sopir Green SM Turunkan Penumpang di Tengah Hujan, Diduga Gara-Gara Tarif
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Ilustrasi taksi Green SM
1
Buntut Kerusuhan di Lukas Enembe, Persipura Dihukum Semusim Tanpa Penonton dan Denda Rp240 Juta
By Hadi Febriansyah
Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua Frits Ramandey memeriksa bangkai kendaraan setelah terbakar di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua
2
Umur 25 Masih Belum Tahu Mau Jadi Apa? Boleh Nggak Sih?
By Salsabillah Irwanda
Umur 25 Masih Belum Tahu Mau Jadi Apa? Boleh Nggak Sih?
3
Timwas Haji DPR Sidak Layanan Jemaah di Arab Saudi, Hotel dan Katering Jadi Sorotan
By Hadi Febriansyah
Calon haji kelompok terbang lima embarkasi Jakarta Pondok Gede memegang tasnya saat menunggu layanan Fast Track Haji Makkah Route di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
4
Jemaah Haji Sakit Jadi Perhatian DPR, Timwas Siapkan Evaluasi di Madinah
By Hadi Febriansyah
Petugas pendorong kursi roda melayani jamaah calon haji Indonesia di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi hujan. (Sumber: Unsplash/Marc Kleen)
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Sabtu, 16 Mei 2026: Hujan Mengguyur Seluruh Wilayah DKI Jakarta

Prakiraan Cuaca Sabtu, 16 Mei 2026: Hujan Mengguyur Seluruh Wilayah DKI Jakarta…

Syifa Fauziah
By
Syifa Fauziah
1 hari lalu
Personel Polri bersiap mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 24.980 personel untuk pengamanan aksi Hari Buruh di Jakarta yang berpusat di kawasan Monas dan depan Gedung DPR/MPR
Megapolitan

Bekasi, Depok, Tangerang Rawan: Tim Pemburu Begal Siap “Sikat” Pelaku 24 Jam

Marak begal belakangan ini, Polda Metro Jaya membentuk tim khusus yang bakal…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
1 hari lalu
Penampakan barang bukti 171 kasus pencurian dibongkar Polda Metro Jaya.
Megapolitan

Polda Metro Jaya Gulung 103 Pelaku Kejahatan, 171 Kasus Terungkap

Polda Metro Jaya membongkar 171 kasus pencurian periode Januari hingga Mei 2026.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
1 hari lalu
Wagub DKI Rano Karno bertemu dengan General Manager San Siro Stadium Fabrizio Caruso
Megapolitan

JIS Siap Berbenah, Pemprov DKI Gandeng San Siro

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menginisiasi kerja sama antara Stadion San…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up