Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok mengumumkan Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) yang diperkirakan terjadi pada 1–10 Desember 2025.
Peringatan ini diberikan sebagai antisipasi meningkatnya potensi banjir pesisir di wilayah utara Jakarta.
BMKG menjelaskan bahwa potensi rob bulan ini dipengaruhi oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon). Kombinasi fenomena tersebut dapat meningkatkan tinggi muka air laut dan memicu banjir pesisir di Jakarta Utara.
Sejumlah Pintu Air Naik Status
Kenaikan pasang air laut berdampak pada peningkatan status beberapa pintu air dan pos pantau. Berikut waktu peningkatan status berdasarkan catatan tanggal Kamis, 04 Desember Pintu Air Pasar Ikan, Status Bahaya/Siaga 1 pukul 07.00 WIB.
Selain itu beberapa pintu air juga mengalami perubahan status, yaitu Pos Pesanggrahan Status Waspada/Siaga 3 pukul 15.00 WIB, Pos Cipinang Hulu Status Waspada/Siaga 3 pukul 16.00 WIB, Pos Sunter Hulu Status Waspada/Siaga 3 pukul 16.00 WIB, dan Pos Angke Hulu. Status Waspada/Siaga 3 pukul 18.00 WIB.
Dampak dari kondisi tersebut menyebabkan munculnya genangan di beberapa titik. BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa hingga saat ini masih terdapat 1 RT terendam di wilayah Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Pluit, 1 RT dengan ketinggian genangan 10 cm. Kondisi masih dalam proses penanganan.
Sementara itu, empat kelurahan yang sebelumnya terdampak kini dinyatakan sudah surut, yaitu Kelurahan Marunda, Kelurahan Pluit, Kelurahan Pulau Harapan, dan Kelurahan Pulau Pari.
Dalam menghadapi potensi rob, BPBD DKI Jakarta mengerahkan petugas untuk memantau dan menangani genangan di seluruh wilayah. Koordinasi intensif dilakukan Bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat (Pemadam Kebakaran),”
tulis keterangan BNPB.
Petugas bekerja untuk mempercepat proses penyedotan air dan memastikan seluruh saluran air berfungsi semestinya. Lurah dan camat setempat juga terlibat dalam penyediaan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
BPBD DKI mengingatkan warga untuk tetap berhati-hati terhadap potensi genangan akibat rob selama periode 1–10 Desember 2025.


