Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) bisa mendeteksi berbagai jenis pelanggaran oleh para pengendara, tidak terkecuali termasuk para pejabat juga tetap bisa ketahuan melanggar.
Jadi ETLE ini tidak melihat siapapun pelanggarnya, tidak melihat jabatannya, dan tidak melihat instansinya apa, semua ter-capture transparan dan berkeadilan,”
kata Agus di Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin 8 Desember 2025.
Agus menyampaikan dalam kurun waktu Januari hingga November 2025, kendaraan yang terekam melakukan pelanggaran naik 505 persen atau sekitar 8.643.303.
Dalam prosesnya, terkonfirmasi ada 762.603 telah melakukan pelanggaran. Namun, untuk yang melakukan pembayaran denda pelanggaran lalu lintas hanya 534.805.






