Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 jadi momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Mereka melakukan banyak aktivitas, mulai dari mudik hingga pergi berlibur.
Bahkan menurut survei Potensi Pergerakan Orang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sebanyak 119,5 juta orang diprediksi akan melakukan perjalanan.
Akhir tahun ini juga identik dengan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia. Untuk itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan imbauan kepada masyarakat yang ingin berlibur.
Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, seperti hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.
Jauhi wilayah terbuka ketika terjadi hujan yang disertai petir, serta menjauhi pohon, bangunan dan infrastruktur yang sudah rapuh ketika terjadi hujan yang disertai angin kencang,”
ujar Ida kepada owrite baru-baru ini.
Selain itu, Ida juga meminta kepada masyarakat untuk tetap mengunakan tabir surya dan mencukupi asupan cairan tubuh.
Karena cuaca terik dapat terjadi sewaktu-waktu,”
katanya.
Lebih lanjut meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiap siagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, yang dapat terjadi kapan saja.
Tetap tenang dan siaga menghadapi perubahan cuaca ekstrem, serta pahami langkah evakuasi jika diperlukan,”
jelasnya.
Masyarakat juga diminta untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG.

