Penyidik Polda Metro Jaya berjibaku mengusut kasus teror ayam mati dan bom molotov yang dialami oleh influencer DJ Donny. Sebanyak 12 orang saksi telah dimintai keterangan untuk mencari pelaku teror DJ Donny.
Kami saat ini sedang menangani beberapa laporan polisi yang sehubungan dengan peristiwa hukum tersebut. Dan kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi yang mengetahui, mendengar, atau mengalami terhadap peristiwa tersebut,”
ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto di kantornya, Senin, 12 Januari 2026.
Beberapa dokumen dan alat bukti yang mengarah terhadap pelaku teror tengah diteliti oleh penyidik Polda Metro Jaya. Namun beberapa bukti lain masih harus dikumpulkan pada kasus tersebut.
Kami terus lakukan pengumpulan alat bukti untuk melengkapi, sehingga konstruksi perbuatan hukumnya menjadi utuh,”
ucap Budi.
Kami terus akan melakukan pendalaman, pengumpulan alat bukti dengan upaya maksimal sehingga bisa lebih terang permasalahannya,”
sambung dia.
DJ Donny telah melaporkan teror oleh OTK yang dialaminya ke Polda Metro Jaya pada 31 Desember 2025. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA
Teror tersebut terjadi usai DJ Donny mengkritik kebijakan pemerintah dalam menangani banjir dan longsor di Aceh-Sumatera.
Teror pertama diterimanya pada Senin, 29 Desember 2025. DJ Donny mendapat kabar dari istrinya ada kiriman paket tanpa mencantumkan nama pengirimnya pagi hari. Dibukanya, paket tersebut berisi seekor ayam mati yang masih segar dengan kondisi bagian kepala tersayat.
Selain itu, ada sepucuk surat bertuliskan ‘Kau akan jadi seperti ayam ini jika mulut dan medsosmu kelakuannya seperti binatang. Jaga mulutmu terutama di Medsos, jangan pecah belah bangsa atau kamu akan jadi seperti ayam ini!!!’
Dia langsung lempar (paketnya), jatuhin gitu aja, langsung kabur. Pengecut. Jadi masih kayak masih amatiran juga, menurut saya,”
kata dia di Polda Metro Jaya kepada wartawan, Rabu, 31 Desember 2025.
Pasca teror pertama tersebut, Donny langsung menaruh kamera CCTV di kediamannya. Benar saja, lagi-lagi kediamannya dihampiri oleh dua orang laki-laki tak dikenal menghampiri kediamannya pada Rabu, 31 Desember 2025 dini hari tadi.
Menurut dia dua orang misterius tersebut sudah memantau kediaman DJ Donny kemudian melemparkan diduga bom molotov ke dalam rumahnya.
Saya tidur, jam 3.00 di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya. Untung aja Allah masih baik sama saya. Apinya mati duluan. Jadi pecahan kaca dan pecahan bom molotovnya masih ada di rumah saya. Masih ada di rumah saya, belum saya apa-apain di TKP-nya,”
terang dia.
Menurutnya, kejadian tersebut tidak hanya merugikan dirinya sendiri, melainkan berdampak pada keluarga dan orang-orang sekitarnya termasuk tetangga DJ Donny.
Nah, ini maksud maksud saya ini, inilah tugas pemerintah, maksud saya. Ini harus diungkap, harus benar-benar diungkap,”
tegas dia.


