Memasuki hari ke-12 Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim terus menjaga ritme ibadah dengan memaksimalkan waktu-waktu utama sepanjang hari.
Jadwal imsak dan waktu salat menjadi pedoman penting agar pelaksanaan sahur, puasa, hingga ibadah wajib dapat dijalankan secara tepat waktu dan penuh kekhusyukan di tengah aktivitas harian.
Momentum Ramadan yang telah memasuki pertengahan fase awal ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah, mulai dari salat lima waktu, tadarus Al-Qur’an, hingga memperbanyak doa menjelang waktu berbuka.
Ketepatan mengetahui jadwal imsak membantu umat Muslim mempersiapkan sahur dengan baik sekaligus menjaga kesempurnaan puasa sejak terbit fajar.
Oleh karena itu, informasi jadwal imsak dan waktu salat hari ke-12 Ramadan 1447 H menjadi panduan yang sangat dinantikan masyarakat setiap harinya.
Dengan mengikuti jadwal resmi sesuai wilayah masing-masing, diharapkan ibadah puasa dapat dijalankan secara lebih disiplin, teratur, dan membawa keberkahan sepanjang bulan suci Ramadan.
Dilansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag), tertulis jelas jadwal imsakiyah, sholat, dan berbuka.
Memasuki hari ke-12, waktu imsak jatuh pukul 04:33 WIB, sedangkan waktu Subuh pukul 04:43 WIB. Untuk waktu terbit sendiri pukul 05:55 WIB.
Bagi Anda yang ingin menjalankan sholat Dhuha, bisa dimulai dari pukul 06:22 WIB. Sholat Zuhur bisa dilakukan pukul 12:08 WIB, dan Ashar 15:11.
Untuk jadwal sholat Magrib yang juga bertepatan dengan waktu berbuka puasa, jatuh pukul 18:14. Dan waktu Isya masuk pukul 19:24 WIB.
Bacaan Niat Puasa
Dilansir dari laman MUI Digital, menurut pendapat Mazhab Syafii, kita juga harus membiasakan diri untuk selalu berniat puasa di setiap malam bulan Ramadhan. Biasanya ini dilakukan setiap selesai shalat tarawih atau ketika makan sahur.
Adapun bacaan niat puasa Ramadhan, sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Sementara niat puasa untuk satu bulan penuh, sebagai berikut
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.”
