Memasuki hari ke-19 bulan suci Ramadan Senin 9 Maret 2026, umat Muslim di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh khidmat.
Salah satu hal penting yang menjadi perhatian adalah mengetahui jadwal imsakiyah sebagai panduan waktu sahur, shalat, hingga berbuka puasa agar ibadah dapat dijalankan dengan tertib dan tepat waktu.
Jadwal imsakiyah tidak hanya menjadi penanda batas akhir makan sahur sebelum fajar tiba, tetapi juga membantu umat Muslim mengatur aktivitas sepanjang hari selama berpuasa.
Informasi waktu salat lima waktu hingga waktu berbuka menjadi pedoman penting agar setiap rangkaian ibadah di bulan Ramadan dapat dilaksanakan secara maksimal.
Memasuki pertengahan Ramadan, semangat menjalankan ibadah diharapkan tetap terjaga. Dengan mengetahui jadwal imsak, waktu shalat, serta waktu berbuka puasa di wilayah Jakarta dan sekitarnya, umat Muslim dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam menjalani puasa hingga waktu magrib tiba.
Kementerian Agama membagikan jadwal imsak, shalat, dan berbuka puasa selama 30 hari. Jadwal imsak hari ini, jatuh pukul 04:33 WIB, waktu Subuh berlangsung pukul 04:43 WIB, dan terbit pukul 05:55 WIB.
Umat muslim bisa mulai menjalankan shalat Dhuha pukul 06:22 WIB, waktu Zuhur pukul 12:07 WIB, dan Ashar pukul 15:10 WIB.
Waktu berbuka puasa dan Magrib hari ini jatuh pukul 18:12 WIB, dan waktu Isya pukul 19:20 WIB.
Bacaan Niat Puasa
Dilansir dari laman MUI Digital, menurut pendapat Mazhab Syafii, kita juga harus membiasakan diri untuk selalu berniat puasa di setiap malam bulan Ramadhan. Biasanya ini dilakukan setiap selesai shalat tarawih atau ketika makan sahur.
Adapun bacaan niat puasa Ramadhan, sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Sementara niat puasa untuk satu bulan penuh, sebagai berikut
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.”


