Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Catat! Jadwal Imsakiyah 15 Maret 2026, Hari ke-25 Ramadan dan Bacaan Niat Puasa

Mengetahui jadwal imsakiyah menjadi hal penting agar setiap Muslim dapat mempersiapkan diri sebelum memulai puasa serta menjalankan ibadah dengan lebih tertib dan tepat waktu.

Umat Islam melaksanakan shalat sunah berjamaah saat beriktikaf di kawasan Masjid Agung dan Makam Sunan Bonang, Tuban, Jawa Timur
Umat Islam melaksanakan shalat sunah berjamaah saat beriktikaf di kawasan Masjid Agung dan Makam Sunan Bonang, Tuban, Jawa Timur (ANTARA FOTO/Muhammad Mada/bar)

Pada Minggu, 15 Maret 2026, umat muslim memasuki hari ke-25 Ramadan. Mengetahui jadwal imsakiyah menjadi hal penting agar setiap Muslim dapat mempersiapkan diri sebelum memulai puasa serta menjalankan ibadah dengan lebih tertib dan tepat waktu.

Jadwal imsakiyah memuat informasi waktu imsak, salat Subuh, hingga waktu berbuka puasa yang menjadi pedoman harian selama bulan Ramadan. Dengan mengikuti jadwal tersebut, masyarakat dapat mengatur waktu makan sahur, aktivitas harian, hingga ibadah salat lima waktu dengan lebih terencana.

Jadwal imsak pada hari ini jatuh pukul 04.33 WIB, waktu Subuh pukul 04.43 WIB, dan waktu terbit pukul 05.54 WIB.

Iklan

Umat muslim bisa memulai salat Dhuha pukul 06.21 WIB, Zuhur 12.05 WIB, dan Ashar 15.12 WIB.

Waktu berbuka puasa pada hari ini jatuh pukul 18.09, yang juga bertepatan dengan waktu Magrib. Sedangkan waktu Isya pukul 19.17 WIB. 

Bacaan Niat Puasa

Dilansir dari laman MUI Digital, menurut pendapat Mazhab Syafii, kita juga harus membiasakan diri untuk selalu berniat puasa di setiap malam bulan Ramadhan. Biasanya ini dilakukan setiap selesai shalat tarawih atau ketika makan sahur.

Adapun bacaan niat puasa Ramadhan, sebagai berikut:

‎نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”

Sementara niat puasa untuk satu bulan penuh, sebagai berikut

‎نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Berbuka Puasa

Membaca doa berbuka puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Momen berbuka puasa dianggap sebagai salah satu waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Oleh karena itu, kita disarankan untuk tidak melewatkan kesempatan ini dengan membaca doa sebelum menikmati hidangan berbuka.

Salah satu doa berbuka puasa yang populer adalah:

‎”اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ”.

Bacaan Latinnya adalah:

“Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’ala rizqika afthartu birohmatikaya arhamarrahimin.”

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki serta rahmat-Mu aku berbuka, wahai Yang Maha Pengasih.”

Selain doa tersebut, terdapat juga doa berbuka puasa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, yang menekankan hilangnya dahaga dan harapan akan pahala:

‎”ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ”.

Bacaan Latinnya adalah:

“Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.”

Artinya: “Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah.”

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal