Penguatan budaya riset menjadi fokus utama kami dalam beberapa tahun terakhir. Kami mendorong dosen dan mahasiswa untuk aktif menghasilkan publikasi ilmiah serta inovasi yang berdampak,”
ujar Andi dalam keterangannya.
SCImago Institutions Rankings merupakan pemeringkatan global yang menilai kinerja perguruan tinggi berdasarkan tiga indikator utama, yaitu kinerja penelitian (research), inovasi (innovation), dan dampak sosial (societal impact).
Penilaian riset mengacu pada publikasi ilmiah yang terindeks di Scopus, sementara aspek inovasi dan dampak sosial diukur melalui paten serta visibilitas institusi di ruang digital.
Bagi perguruan tinggi, pemeringkatan SCImago menjadi instrumen penting dalam mengukur daya saing riset di tingkat global.
Posisi dalam pemeringkatan ini juga berpengaruh terhadap peluang kolaborasi internasional, akses pendanaan penelitian, serta penguatan reputasi akademik.
Dalam beberapa tahun terakhir, Universitas Mercu Buana terus memperkuat ekosistem riset melalui peningkatan jumlah publikasi internasional, pengembangan kolaborasi lintas negara, serta hilirisasi hasil penelitian agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Andi, capaian ini menjadi pijakan untuk langkah yang lebih besar ke depan.
Kami akan terus memperkuat riset unggulan dan memastikan hasilnya tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat luas,”
katanya.
Dengan capaian tersebut, Universitas Mercu Buana dinilai semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global, khususnya dalam aspek riset, inovasi, dan kontribusi akademik.