Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan api kembali menyala sejak malam hari dan muncul di sejumlah titik yang tertutup puing-puing bangunan.
Api muncul di sejumlah titik yang tertutup reruntuhan tembok gudang plastik,”
ujar Syaiful seperti dikutip dari Berita Jakarta.
Pemadaman Mengalami Kendala
Menurutnya, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena masih banyak material plastik yang tertimbun di bawah reruntuhan tembok gudang.
Material tersebut diduga masih menyimpan bara sehingga api kembali muncul.
Kami berhasil memadamkan, tapi harus menunggu alat berat atau becko untuk mengurai reruntuhan puing-puing tembok. Api kembali menyala karena masih ada material bahan plastik yang terbakar di dalamnya,”
ungkapnya.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan api pada Senin sore. Namun, proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa di area gudang.
Sebelumnya, gudang plastik tersebut juga sempat terbakar pada Senin 18 Mei 2026. Saat itu, api membesar hingga menyentuh atap gudang dan terdengar ledakan cukup besar dari lokasi kejadian.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dalam kurun waktu satu bulan, gudang plastik tersebut tercatat sudah dua kali mengalami kebakaran.