Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuka sebanyak 2.843 lowongan kerja melalui program Padat Karya Tunai sebagai upaya mengantisipasi dampak tekanan ekonomi global dan domestik.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, program tersebut disiapkan sebagai bantalan sosial bagi masyarakat sekaligus untuk menekan angka pengangguran dan menjaga daya beli warga.
Kemarin kebetulan kita rapat paripurna secara khusus untuk mengantisipasi terhadap tekanan ekonomi yang ada. Sehingga dengan demikian, Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk membuka Padat Karya,”
ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, seperti dilansir dari beritajakarta.id, Minggu, 7 Juni 2026.
Pramono menjelaskan, bahwa dalam program ini Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sekitar 2.843 lowongan pekerjaan. Para peserta nantinya akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.








