Di tengah penyelidikan, kepolisian mendapat kabar pihak keluarga korban memutuskan mencabut pelaporannya.
“Perkembangan terbarunya adalah pada Minggu, 19 Juli, pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan,”
ucap Roby.
Walaupun laporan telah dicabut, Roby menyatakan pihaknya tetap melanjutkan penyelidikan guna memastikan apakah korban benar diculik atau tidak.
“Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan karena kami masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi apakah ada perbuatan pidana dalam perbuatan tersebut,”
kata Roby.
Permulaan
Kuasa hukum keluarga Jesslyn, Andi Darti, menjelaskan detik-detik atlet golf itu diculik. Dia bilang korban tiba-tiba ditutup matanya, kemudian diangkat dua laki-laki berbadan besar ke dalam mobil hitam.
Meski begitu, korban sempat meronta dan melawan. Lantas ia tidak bisa dihubungi lagi oleh pihak keluarga maupun temannya.
“Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,”
ucap Andi.
Menurutnya, ada lima orang diduga laki-laki terlibat saat peristiwa berlangsung. Pihak keluarga berharap agar kasus itu bisa diusut tuntas, hingga akhirnya memutuskan mencabut laporan.