Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 3 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Mahasiswa Trisakti Ngamuk, Mural ‘TRITURA’ Dihapus Pemkot Jakbar
Megapolitan

Mahasiswa Trisakti Ngamuk, Mural ‘TRITURA’ Dihapus Pemkot Jakbar

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 3, 2026 12:45 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Petugas Dinas Kebersihan Jakarta Barat Menghapus Mural Mahasiswa Trisakti.
Petugas Dinas Kebersihan Jakarta Barat Menghapus Mural Mahasiswa Trisakti. Doc: Owrite
SHARE

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti mengecam penghapusan mural “TRITURA” oleh Dinas Kebersihan atau Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat. 

Mahasiswa menilai, tindakan tersebut mencederai kebebasan berekspresi dan mempersempit ruang kritik dalam demokrasi.

Kami menyatakan kekecewaan dan keberatan atas penghapusan mural ‘TRITURA’ oleh Dinas Kebersihan Jakarta Barat,”

kata perwakilan BEM Trisakti, Arief Rizquna kepada Owrite, Senin, 3 Agustus 2026.
Tak Lewat Demo Biasa, Mahasiswa Trisakti Pilih Mural dan Puisi untuk Suarakan Kritik Demokrasi

Ditegaskannya, kebebasan berpendapat dan berekspresi merupakan hak konstitusional yang dijamin Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu, kritik yang disampaikan melalui karya seni tidak semestinya diperlakukan sebagai sesuatu yang harus dihilangkan tanpa penjelasan kepada publik.

Kebebasan berpendapat dan berekspresi merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi. Penyampaian kritik melalui karya seni adalah bagian dari kehidupan demokrasi dan tidak semestinya diperlakukan sebagai sesuatu yang harus disingkirkan tanpa penjelasan yang terbuka,”

tegasnya.

BEM Trisakti secara tegas mengecam tindakan penghapusan mural bertajuk “Seni Melawan, Suara Tak Terpadamkan” yang sebelumnya dibuat di kawasan Flyover Grogol. Menurut mereka, karya tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai melalui medium seni.

Mengecam penghapusan mural ‘Seni Melawan, Suara Tak Terpadamkan’ yang dilakukan oleh Dinas Kebersihan Jakarta Barat,”

ucapnya.

Selain menyampaikan protes, mahasiswa juga mendesak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar dan alasan penghapusan mural tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Mendesak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar dan alasan penghapusan mural tersebut,”

desaknya.

BEM Trisakti juga menegaskan, bahwa ruang berekspresi melalui seni merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Mereka menolak segala bentuk pembungkaman terhadap kritik yang disampaikan secara damai dan bertanggung jawab.

Baca juga:
Ulta Levenia Jangan Balas Kritik Mahasiswa dengan Sindiran demi Viralitas Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Syaifuddin…
Polemik 'Daster Kuning' Cermin Bakom Gagal Pahami Semangat Prabowo Terima… Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)…
  • Ulta Levenia Jangan Balas Kritik Mahasiswa dengan Sindiran demi Viralitas
  • Polemik 'Daster Kuning' Cermin Bakom Gagal Pahami Semangat Prabowo Terima Kritik

Menegaskan bahwa ruang berekspresi melalui seni harus dihormati sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat secara damai. Menolak segala bentuk pembungkaman terhadap ekspresi kritik yang disampaikan melalui cara-cara yang damai dan bertanggung jawab,”

jelasnya.

Arief menutup pernyataannya seraya menegaskan, bahwa penghapusan sebuah mural tidak akan menghilangkan gagasan yang ingin disampaikan. 

Bagi mahasiswa, demokrasi yang sehat justru dibangun melalui keterbukaan terhadap kritik bukan dengan menghapus simbol-simbol ekspresi publik.

Kami menegaskan bahwa karya seni dapat dihapus dari dinding, tetapi gagasan yang terkandung di dalamnya tidak dapat dihapus. Demokrasi yang sehat tidak dibangun dengan menghilangkan kritik, melainkan dengan mendengarkan dan meresponsnya secara terbuka,”

tutup Arif.
Tag:Arif RizqunaKritik mahasiswaMahasiswa TrisaktiMuralPemda DKI Jakarta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
1
Jalur Gandul-Cirendeu ‘Lumpuh’, PLN Telusuri Penyebab Mati Lampu di Jaksel-Tangsel
By Natania Longdong
Ilustrasi pemadaman listrik.
2
10 Orang Terkaya di Indonesia per Agustus 2026, Nomor Satu Dipegang Raja Batu Bara
By Anisa Aulia
Low Tuck Kwong adalah pendiri Bayan Resources. (Sumber: IG @lowtuckkwong01)
3
MK Coret MBG dari Anggaran Pendidikan, DPR: Marwah 20% Fokus ke Mutu dan Guru
By Rahmat Baihaqi
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (tengah) memimpin sidang pembacaan putusan 20 permohonan uji materiil di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
4
Dari Skandal Febrie hingga Misteri Satpam Jatiluhur, Ini 5 Kasus Terheboh Juli 2026
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi kasus hukum terheboh sepanjang Juli 2026. (Gambar dibuat AI)
5

BERITA LAINNYA

Lokasi kantong parkir peserta zikir dan doa kebangsaan menyambut HUT ke-81 RI.
Megapolitan

Zikir Kebangsaan di Monas Bikin Lalin Diprediksi Padat, Ini Daftar Kantong Parkirnya

Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
2 hari lalu
Ilustrasi rekayasa lalu lintas sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Megapolitan

Ada Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, 9 Jalur Dialihkan Sore Ini Secara Situasional

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Monumen Nasional…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Area Hotel Pullman yang rusak parah pasca kebakaran pada Sabtu (1/8), pagi.
Megapolitan

Situasi Terkini Hotel Pullman: Api Sudah Padam, Ada Area yang Rusak Parah

Sebanyak 14 unit pemadam kebakaran dengan 70 personel dikerahkan untuk menangani insiden…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Petugas pemadam kebakaran di lokasi Hotell Pullman, Grogol Petamburan Jakbar.
Megapolitan

Hotel Pullman Jakbar Kebakaran, 70 Personel Dikerahkan dan Api Berhasil Dikendalikan

Kebakaran terjadi di Hotel Pullman yang berada di Jalan Letjen S. Parman,…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up