Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta terbakar pada Jumat, 8 Agustus 2026, malam. Polisi menduga titik awal api berada di lantai 11 gedung tersebut, yang diketahui tengah menjalani renovasi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung mengatakan informasi mengenai titik awal api itu masih bersifat sementara.
Polisi belum dapat memastikan sumber maupun penyebab kebakaran karena proses pemadaman masih berlangsung.
Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11, di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi,”
kata Reynold kepada wartawan, dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.
Polisi belum mengetahui secara pasti ruangan yang berada di lantai tersebut maupun jenis renovasi yang sedang dilakukan. Pemeriksaan lebih lanjut baru bisa dilakukan setelah petugas mendapat akses masuk ke lokasi.
Untuk ruangannya apa kami belum tau, cuma informasinya memang sedang ada pekerjaan renovasi saja, sementara baru itu,”
ujarnya.
Memastikan Sumber Api
Reynold mengatakan kepastian mengenai titik api dan penyebab kebakaran nantinya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi serta tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
Namun untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor, Pusat Laboratorium Forensik Polri, yang akan turun dan dapat menentukan sumber titik api dan penyebab api tersebut,”
tegasnya.
Sejauh ini, polisi telah melakukan wawancara awal terhadap sekitar 10 orang. Pemeriksaan akan dilanjutkan terhadap para saksi yang mengetahui kejadian sejak awal, termasuk pegawai yang berada di dalam maupun sekitar Gedung Bapenda.
Tentu kurang lebih saat ini baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang. Namun hal ini kami masih mengutamakan keterangan-keterangan dan pelaksanaan untuk pemadaman di lapangan,”
katanya.
Polisi juga belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim investigasi masih menunggu proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai oleh petugas pemadam kebakaran.
Di lokasi, aparat gabungan dikerahkan untuk memastikan proses pemadaman berjalan lancar. Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan sekitar 125 personel, sementara Kodim 0501 Jakarta Pusat mengerahkan 50 personel.
Pengamanan terutama dilakukan untuk memastikan akses kendaraan pemadam kebakaran tetap terbuka serta mengantisipasi kebutuhan ambulans apabila terdapat korban.
Namun hingga Sabtu dini hari, polisi memastikan belum ada laporan korban dalam kebakaran tersebut.
Namun kami juga berkoordinasi dengan Kadis Damkar langsung sampai dengan malam ini alhamdulillah tidak ada korban,”
ujar Reynold.
Sementara itu, Jalan Abdul Muis masih ditutup untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan Gedung Bapenda.
Tentu sampai saat ini untuk jalur Abdul Muis ini masih kami tutup,”
katanya.
Polisi meminta masyarakat tidak mendekati lokasi agar tidak mengganggu proses pemadaman dan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja.





















